Simpan Sabu dan Ektasi, Dua Wanita di Tanjungpinang Dibekuk Polisi

Tampak kedua wanita diduga menyimpan narkoba jenis sabu dan ektasi menutupi wajahnya saat konferensi pers di Mapolres Tanjungpinang, Sabtu (03/8). Foto prokepri/SUEB.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Dua orang wanita masing-masing berinisial NS (37) dan YL (31) ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanjungpinang karena kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu-sabu dan pil ektasi di dua lokasi berbeda pada Rabu (31/7/2019) kemaren.

Wakapolres Tanjungpinang Kompol Agung Gima Sunarya mengatakan, bahwa NS ditangkap di kediamannya yang berada di Jalan Delima, Suka Berenang dan YL di halaman parkir kantor Bank BCA di Jalan Sunaryo.

“Penangkapan kedua palaku berawal dari informasi masyarakat, dimana keberadaan NS dan YL merupakan TO (Target Operasi), karena memiliki, menyimpan, menguasai, dan menyediakan diduga narkotika jenis ekstasi dan diduga narkotika jenis sabu,” ungkap Agung didampingi Kasat Narkoba AKP R.M.D. Ramadhanto dan PLH Kasubbag Humas IPDA Syamsuriya saat konferensi pers di Mapolres Tanjungpinang, Sabtu (03/8/2019).

Agung menerangkan, pada saat melakukan penggeledahan badan terhadap NS yang disaksikan oleh RT setempat ditemukan amplop kecil warna merah yang ternyata didalamnya berisikan 18 (delapan belas) butir pil warna kuning berbentuk boneka MINIONS diduga narkotika jenis ekstasi, 2 (dua) butir pil warna biru bertuliskan LEGO diduga narkotika jenis ekstasi, dan 1 (satu) paket diduga narkotika jenis sabu.

“Kemudian dilakukan penggeledahan di dalam kamar NS dan ditemukan di dalam kotak kacamata merk ATTITUDE 1 (satu) paket diduga narkotika jenis sabu. Selain itu juga diamankan barang bukti lain berupa 1 (satu) buah bungkus plastik bening kecil bekas sisa diduga narkotika jenis sabu yang telah digunakan, seperangkat alat hisap sabu / bong, 1 (satu) buah mancis api gas warna biru yang sudah dimodifikasi, dan 1 (satu) buah mancis api gas warna hijau,” paparnya.

Sementara YL, polisi didampingi Satpam BCA menemukan bungkusan ROMA MALKIST COKLAT didalamnya berisikan 5 (lima) butir pil warna merah merk MASTERCARD diduga narkotika jenis ekstasi dan 5 (lima) butir pil warna kuning merk SPONGEBOB diduga narkotika jenis ekstasi.

“Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp.10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah),” tutup Agung.

Penulis : SUEB
Editor : YAN

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.