KEPRI

Madabintal Taruna-Taruni SMK Perkapalan Tanjung Uban Sukses Digelar

Tampak taruna-taruni SMK Perkapalan Hang Tuah menanam pohon Mangrove di Pantai Sakera Teluk Sebong, Tanjung Uban, Bintan saat Madabintal dan Bela Negara yang digelar sejak 26 hingga 28 Oktober tahun 2023. Foto Ist

PROKEPRI.COM, BINTAN – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Perkapalan Hang Tuah Tanjung Uban, Kabupaten Bintan sukses menggelar Masa Dasar Pembinaan Fisik dan Mental (MADABINTAL) dan Bela Negara kepada taruna-taruni di Pantai Sakera, Teluk Sebung sejak 26 hingga 28 Oktober tahun 2023.

Kepala SMK Perkapalan Hang Tuah Tanjung Uban, Letda (K) dr Habsy Jabbar Ramadhan Assidiq mengatakan, Madabintal dan Bela Negara diikuti seluruh taruna-taruni tingkat satu sampai tingkat tiga dengan tema menuju generasi Hang Tuah Mandiri yang berkarakter serta dihadiri narasumber dan pelatih dari Satdiklatal 1 serta dewan guru.

“Madabintal dan Bela Negara bertujuan bukan hanya membentuk fisik dan mental sahaja, juga menumbuhkan kembali akhlak, kedisplinan, kemandirian, jiwa patriotisme dan nasionalisme taruna-taruni ditengah kemajuan Iptek dan tantangan globalisasi saat ini,”terang Habsy, (Senin 30/10/2023).

Terpisah, Wakil Ketua Kesiswaan yang juga sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan Syamsudin Lango Kukun S. Sos mengatakan, selain kegiatan Madabintal dan Bela Negara, juga ada kegiatan penanaman bibit mangrove sebanyak 500 batang dan clean beach sebagai bentuk kepedulian terhadap ekosistem alam di bintan khususnya.

“Selama kegiatan tiga hari lalu itu, para taruna-taruni kami bentuk dan kami motivasi mengalihkan kegiatan pendidikan dan pembelajaran langsung di alam dan lingkungan masyarakat. Karena biasanya mereka lebih banyak menghabiskan waktu mereka untuk bermain HP, mengalihkan dan mengantisipasi pengaruh-pengaruh hal yang negatif, agar mereka lebih respect bersosialisasi dan berinteraksi secara langsung antar sesama, guru, hidup bermasyarakat dan bernegara pada umumnya, agar mereka lebih peduli pada masa depan mereka”, terang Syamsudin.

Sedangkan pada momen hari Sumpah Pemuda tepat tanggal 28 Oktober, sambung Syamsudin, taruna-taruni memperingati kegiatannya dilapangan, sebagai bentuk pemuda-pemudi yang tangguh, berkarakter sehingga dapat berbakti pada negara.

Senada dengan itu, Guru SMK Perkapalan, Dian Retno Sari, S. Pd menambahkan, di sela-sela kegiatan Madabintal dan Bela Negara, panitia juga mengisinya dengan games, pentas seni serta berbagai materi secara teori dan praktik kepada seluruh taruna-taruni.

“Kebetulan di tahun ini seluruh taruna-taruni tingkat satu sampai tingkat tiga ikut, dengan berbagai karakter atau latar belakang. Disini kami jadikan satu sama rata dan sama rasa saling peduli sesama dan kompak. Mereka diajarkan mandiri, bertanggung jawab, solidaritas dan bagaimana saat hidup susah, dan selalu mensyukuri rahmat dan rezeki”, tutur Retno.

Salah seorang taruna bernama Haikal Manalu mengatakan, bahwa kegiatan tersebut sangat menyenangkan sekali. Mereka, kata Haikal, diajarkan disiplin, mandiri dan harus kompak.

“Karena semuanya diatur dalam waktu atau hitungan. Semuanya harus sigap, cepat dan tuntas. Semuanya penuh makna dan penuh cerita yang tak pernah terlupakan. Kami juga diajarkan untuk peduli lingkungan dan ekosistem di laut yaitu penanaman mangrove. Ilmu yang sangat berkesan adalah kami diajarkan untuk saling tolong menolong dan suka berbagi antar sesama. Alhamdulillah kegiatannya aman terkendali tidak ada yang sakit,”tutupnya.(yan)

Back to top button