KEPRI

Ketua BWI Perwakilan Kepri Sebut Potensi Wakaf Belum Tergarap Maksimal

Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah bersama pengurus BWI Kota Tanjungpinang usai pelantikan di Hotel Bintan Plaza, Senin (27/4/2026). Foto prokepri/i

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Provinsi Kepri, Huzaifa Dadang melihat potensi wakaf di daerah masih besar namun belum tergarap optimal.

Pemahaman masyarakat terhadap wakaf, menurut dia, juga masih terbatas pada sektor tertentu.

“Selama ini wakaf hanya identik dengan masjid, madrasah, dan makam. Padahal potensi wakaf uang dan aset bergerak sangat besar,” ujarnya dalam sambutan pelantikan tujuh pengurus BWI Kota Tanjungpinang di Hotel Bintan Plaza, Senin (27/4/2026).

Ia berharap pengurus BWI Kota Tanjungpinang memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program kerja. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat peran wakaf sebagai salah satu pilar ekonomi masyarakat.

“Dengan sinergi bersama pemerintah, potensi wakaf dapat dimaksimalkan untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BWI Kota Tanjungpinang Fadholi mengatakan pihaknya akan segera menyusun program kerja setelah pelantikan. Sosialisasi wakaf uang juga akan diperluas agar lebih dikenal masyarakat.

“Kami akan segera menyusun program kerja dan menggalakkan wakaf uang agar lebih dikenal masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap pengurus BWI dapat lebih aktif mengelola dan mengembangkan potensi wakaf di Tanjungpinang agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.

“Dengan sinergi BWI bersama Pemko Tanjungpinang, kesadaran berwakaf dari masyarakat akan semakin baik,” tutupnya.

Seperti diketahui, ketujuh pengurus BWI Kota Tanjungpinang dilantik resmi oleh Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah SH.(i)

Editor: yn

Back to top button