KEPRI

Dirut BUMD Tpi Kaget Pegawainya Terjaring OTT Tim Saber Pungli

Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro memberikan keterangan singkat kepada awak pers di kantor BUMD Kota Tanjungpinang terkait OTT terhadap seorang pegawai BUMD Kota Tanjungpinang, Jumat (17/2). Foto Prokepri.com/YAN.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Direktur Utama (Dirut) PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) Badan usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang Asep Nana Suryana mengaku kaget mendengar kabar pegawainya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) gabungan terdiri dari Kepolisian Daerah (Polda) Kepri bersama Kepolisian Resort (Polres) Tanjungpinang, Jumat (17/2) siang tadi.

“Saya sangat kaget dengar kabar ini. Pas pulak lagi dalam perjalanan dinas ada pertemuan di Jakarta,” kata Dirut BUMD Kota Tanjungpinang, Asep Nana Suryana kepada Prokepri via Handphone, Jumat (17/2)

Asep sendiri memastikan sudah mendapatkan informasi bahwa salah seorang oknum pegawainya terjaring OTT.

“Tadi pas naik pesawat pas jam 12.00 Wib siang tadi kan, saya dapat kontak dia kena OTT dan sekarang sedang diperiksa,” ungkapnya.

“Lalu saya konfirmasi permasalahannya gimana?. Tapi Sampai saat ini saya ga tau permasalahannya sehingga kena OTT dia itu. Namun, saya mendukung serta diperiksa aja sesuai prosedur. Kalau ada hal yang salah ya ditindak tegas,” sambung Asep.

Asep memberikan dukungan kepada Tim Saber Pungli terkait OTT itu.

“Saya mendukung. Ini pelajaran bagi semua. Terkhusus para pedagang yang melakukan praktek jual beli kios. Karena itu itu tak diperbolehkan. Biar semuanya tau,” tegasnya kembali.

Asep mengatakan, pegawainya yang terkena OTT bernama Slamet.

“Sebetulnya antisipasi sudah kita lakukan dengan membuat SOP. Setiap ada kebijakan kita ada SKnya. Jadi, semua sudah ada. Ini permainan oknum dilapangan yang melakukan praktek tak benar,” timpalnya lagi.

Asep menambahkan, bahwa ia sudah menginformasikan kepada Walikota Tanjungpinang terkait perihal tersebut.

Kantor BUMD Kota Tanjungpinang disegel Tim Saber Pungli dan dijaga aparat pasca OTT . Foto Prokepri.com/YAN.

“Sudah dilaporkan ke pak wali. Intinya beliau mendukung. Bahwa setiap ada tindakan yang salah tentu harus ditindak. Cuma ke Kapolres belum ada komunikasi,”tutup Asep.

Terpisah, Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro membenarkan kejadian tersebut. Menurut Joko, Tim Saber Pungli sudah mengamankan Barang Bukti (BB) plus oknum yang terkena OTT.

“Tadi udah diambil barang buktinya berupa dana. Bagaimana hasilnya nanti dicek dulu. Kita gabungan (Tim Saber Pungli Polda dan Polres),” singkat Joko saat diwawancarai di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, oknum pegawai BUMD Kota Tanjungpinang yang terkena OTT bernama Slamet. Yang bersangkutan terjaring OTT lantaran diduga menjual lapak (kios) kepada pedagang dengan harga diatas harga normal. Kendati demikian, polisi belum dapat menjelaskan kronologis OTT yang dilakukan Tim Saber Pungli gabungan tersebut, lantaran sedang dalam proses Lidik,

Pantauan dilapangan, kantor BUMD Kota Tanjungpinang saat ini segel dengan garis police line dan dijaga aparat kepolisian. Selain itu, oknum pegawai beserta barang bukti saat ini sudah diamankan di Mapolres Tanjungpinang.(yan)

Tinggalkan Balasan

Back to top button