Waka III STAIN Sultan Abdurahman: Pentingnya Kolaborasi dan Dukungan Kemenag

PROKEPRI.COM, BINTAN – Wakil Ketua (Waka) III, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (Kepri), H. Rahmad Budi Harto menekankan pentingnya kolaborasi dan dukungan dari Kementerian Agama dalam pengembangan institusi.
“Saya berharap dukungan dari Pak Ainul Yakin dapat memperkuat ikhtiar kita dalam mengembangkan kampus, termasuk dalam penambahan kuota KIP-Kuliah dari 300 menjadi 500 penerima,”kata Rahmad dalam kegiatan bertajuk “Penguatan Peran dan Kompetensi Mahasiswa” di Auditorium Razali Jaya, Kampus STAIN Kepri baru-baru ini.
Kegiatan itu menghadirkan Staf Ahli Menteri Agama Republik Indonesia, Bidang Hubungan Antar Lembaga, H. Muhammad Ainul Yakin, sebagai narasumber utama.
Rahmad pun kemudian menyampaikan harapannya agar kehadiran H. Muhammad Ainul Yakin dapat menjadi katalisator dalam percepatan kemajuan STAIN Kepri.
Sementara itu, Ketua STAIN Kepri, Dr. Muhammad Faisal mengungkapkan perkembangan signifikan kampusnya sejak berdiri tahun 2017.
Faisal menyoroti peningkatan jumlah mahasiswa dari 120 menjadi lebih dari 2.000 orang dalam waktu tujuh tahun serta keberadaan lebih dari 20 organisasi kemahasiswaan aktif sebagai indikator hidupnya dinamika kampus.
“Mahasiswa bukan hanya berkembang dari sisi akademik, tetapi juga dalam aspek non-akademik seperti budaya, seni, dan organisasi. Pantun Melayu, misalnya, telah menjadi distingsi khas STAIN Kepri dalam membangun karakter dan jati diri kampus,”jelasnya.
Sebagai narasumber utama, H. Muhammad Ainul Yakin menyampaikan materi penguatan kepada mahasiswa dengan menekankan pentingnya peran mahasiswa daerah dalam membangun peradaban nasional. Ia juga menyampaikan kekagumannya terhadap kekayaan budaya Melayu dan pentingnya pelestarian nilai-nilai lokal sebagai bagian dari karakter keindonesiaan.
“STAIN Kepri harus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mengembangkan kearifan lokal budaya Melayu. Kampus ini berada di tanah tua peradaban Melayu yang memiliki kontribusi besar terhadap sejarah dan identitas bangsa,”tutur Ainul.
“Semua tokoh penting dan pengambil kebijakan besar di negeri ini lahir dari proses pendidikan yang panjang. Karena itu, jadikan pendidikan sebagai jalan utama mengangkat derajat, terutama bagi mahasiswa dari wilayah kepulauan,”sambungnya lagi.
Ainul juga menyampaikan peluang-peluang beasiswa, baik dari Kementerian Agama maupun kementerian dan lembaga lain, seperti Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag, yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa STAIN Kepri untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.(wan)
Editor: yn
