55 Pengusaha Singapura Jajaki Investasi di Nongsa yang Bakal Jadi Pusat Ekonomi Digital

PROKEPRI.COM, BATAM – Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepri akan dijadikan sebagai pusat ekonomi digital karena sudah memiliki kelengkapan fasilitas sekaligus didukung faktor geografis. Sedikitnya sebanyak 55 pengusaha dari negeri tetangga Singapura telah menjajaki untuk berinvestasi di kawasan tersebut.
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan akan menjadikan Nongsa sebagai sentra ekonomi digital agar sesuai keinginan untuk menjadikan satu kawasan sebagai pusat kegiatan ekonomi.
“Kami memang memiliki harapan agar ekonomi digital bisa berkumpul di satu tempat,” katanya kepada wartawsan usai acara 100 hari kerja BP Batam, di Batam, Rabu (31/1/2018) lalu.
Menurut Lukita, pemilihan daerah Nongsa, arena di sana telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang ekonomi digital seperti ketersedian fiber optik. Bahkan, katanya jarak dengan Negara Singapura juga sangat dekat sehingga akses terhadap pusat penyimpanan data lebih memudahkan.
“Juga sudah tersedia industri kreatif digital yaitu infinite studio,”ujar mantan Sekretaris Menko Perekonomian RI itu.
Bahkan, sambungnya, sudah ada 55 investor asal negara Singapura melakukan penjajakan bisnis menuju kawasan Nongsa dengan tujuan untuk membangun pusat ekonomi digital, mereka datang pada akhir pekan lalu.
“Mereka ke sana menemui pengelola Nongsa Digital Park yang dipimpin pak Kris dan berminat untuk mengembangkan ekonomi digital di sana,”ungkap Lukita.
Kendati demikian, Lukita menyampaikan bahwa ada satu investor yang telah melakukan aktifitas ekonomi digital di Nongsa, sehingga memunculkan niat dari beberapa orang yang melakukan pejajakan kemarin untuk menanamkan investasi di kota Batam.
“Kedepan pengembangan ekonomi digital di Kota Batam akan lebih diprioritaskan, agar bisa bersaing dengan Negara di Asia Tenggara minimal bisa mengiringi seperti Singapura,”harapnya.
Orang nomor satu di Badan pengusahaan Kota Batam ini berharap agar semua instansi bisa bekerjasama dan bahu membahu untuk menjaga kondusifitas agar para investor merasa aman dan nyaman berinvestasi di Kota Batam. (ira)
EDITOR : INDRA H
