KEPRI

Tambah 6 KK Terdampak Proyek Rempang Eco City Tempati Hunian Baru di Tanjung Banon

Plt Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto prokepri/scig

PROKEPRI.COM, BATAM – Enam Kepala Keluarga (KK) terdampak proyek Rempang Eco City telah berpindah ke hunian baru di Tanjung Banon.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menerangkan, dengan tambahan ini, total warga Rempang yang telah menempati hunian baru mencapai 99 KK atau 338 jiwa.

“BP Batam kembali memfasilitasi relokasi enam KK ke hunian baru di Tanjung Banon pada Kamis kemaren. total saat ini sudah 99 KK,”kata Ariastuty dalam keterangannya, Sabtu (14/6/2025).

Dia menegaskan komitmen BP Batam untuk menuntaskan penataan kawasan Rempang Eco-City. Dengan mengedepankan komunikasi terbuka dan pendekatan humanis untuk menjaga stabilitas sosial serta mendukung kelancaran investasi di Batam.

“Kami memahami proses ini memerlukan pendekatan yang mengedepankan dialog dan keterbukaan. Tujuan utama kami adalah memastikan masyarakat tetap nyaman, dan investasi di Rempang bisa berjalan dengan baik,”tuturnya.

Deputi Pelayanan Umum BP Batam ini berharap, pengembangan kawasan Rempang Eco-City dapat membawa transformasi ekonomi bagi Batam yang terus tumbuh sebagai pusat investasi unggulan di Indonesia.

“BP Batam berharap rencana investasi di Rempang membawa dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat,”tutup Ariastuty. (wan)

Editor: yn

Back to top button