BINTANKEPRI

Usai Diperiksa, Eks Pj Wako Tanjungpinang Hasan Langsung Ditahan

Tampak eks Pj Wako Hasan didampingi pengacaranya Hendi Devitra diperiksa penyidik Satreskrim di Mapolres Bintan, Jumat (7/6/2024) malam. Foto prokepri/kasihumas.

PROKEPRI.COM, BINTAN – Usai diperiksa sebagai tersangka pemalsuan surat tanah PT.Expasindo, mantan Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang Hasan langsung ditahan penyidik Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Bintan Jumat (7/6/2024) malam.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saudara HS, Penyidik langsung melaksanakan gelar perkara yang dipimpin oleh Kasat Reskrim dan berdasarkan hasil gelar tersebut disepakati bahwa terhadap saudara HS bisa dilakukan penahanan,” kata Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo kepada awak media, Sabtu (8/6/2024).

Riky menjelaskan bahwa penahan terhadap HS dilakukan untuk mempermudah proses penyidikan, baik keterangan sebagai tersangka maupun keterangannya sebagai saksi dalam perkara ini dengan tersangka MR dan tersangka B yang sebelumnya sudah ditahan.

“Saat ini tersangka HS masih dilakukan penyidikan yang intensif oleh penyidik Sat Reskrim Polres Bintan yang dijerat dengan pasal 263 KUHP Jo pasal 55 KUHP dengan ancaman 8 tahun penjara,” tutup Riky.

Ditempat yang sama, Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Marganda Pandapotan mengatakan, HS dicerca sebanyak 55 pertanyaan dan memberikan keterangan dengan kooperatif.

“Saudara HS diajukan sebanyak 55 pertanyaan oleh penyidik seputaran dugaan pembuatan Surat Palsu yang diduga palsu disaat saudara HS menjabat sebagai Camat Bintan Timur pada tahun 2014 silam,” kata Marganda.

“Setelah kami lakukan gelar perkara kami berkesimpulan bahwa saudara HS telah memenuhi unsur untuk dilakukan Penahanan, sehingga kami menerbitkan Surat Perintah Penahanan pada hari itu juga setelah selesai dilakukan pemeriksaan,”timpalnya lagi.

Sebelumnya, Penyidik Polres Bintan juga menetapkan dan menahan dua orang tersangka dalam kasus ini. Mereka berinisia MR dan tersangka B.

“Jadi Penahanan yang kita lakukan terhadap saudara HS berkaitan dengan tersangka MR dan tersangka B yang telah kita tahan bulan lalu, dan saat ini berkas perkaranya sedang kami lengkapi sesuai petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum dan minggu depan berkas tersangka MR dan B akan kami kirimkan kembali kepada Penuntut Umum (JPU),” terang Marganda.

Peran masing-masing Ketiga tersangka adalah mantan Camat Bintan Timur inisial HS, kemudian Mantan Lurah Sei Lekop MR dan honorer Kelurahan Sei Lekop inisial B sebagai juru ukur.(yan)

Back to top button