Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!


Warga Binaan Lapas Tanjungpinang Kendalikan Narkoba 38,6 Kg Terungkap

 

Kapolresta Barelang pimpin ekspos narkoba. Foto Ist

BATAM – Satres Narkoba Polresta Barelang berhasil mengungkap tindak pidana Narkotika jenis Sabu, dalam Konferensi Pers yang dilaksanakan pada hari Selasa (13/8) pukul 13.30 wib di Polresta Barelang terdapat 4 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dg ⁰Inisial TI, FS alias JF, JA alias RS dan PES alias PT. PES merupakan warga binaan Lapas Kelas II A Tanjungpinang

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki melalui siaran pers Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga menyampaikan pengungkapam kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan selama lebih dari 2 bulan lamanya berhasil mengungkap jaringan ini, tepat nya pada hari Selasa tanggal (6/8) pukul 05.00 wib di sekitar Pulau Kasem, Telaga Punggur, Kota Batam.

“Telah diamankan diduga pelaku membawa Narkotika jenis sabu dengan speed boat inisial TI, selanjutnya dilakukan penggeledahan dan ditemukan Narkotika jenis Sabu yang disimpan didalam 1 buah tas koper merk polo villa warna coklat yang berisikan 24 bungkus besar Narkotika jenis Sabu yang dibungkus dengan plastik transparan dan 1 buah tas ransel merk eiger warna hijau yang berisikan 13 bungkus besar Narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik transparan.”Kata Erlangga

Setelah dilakukan penimbangan total seluruh barang bukti yang diamankan sebanyak 37 bungkus besar narkotika jenis sabu seberat : 38.660,7 (tiga puluh delapan ribu enam ratus enam puluh kom tujuh) gram.

Erlangga menjelaskan dari tersangka pertama yang berhasil diamankan, kemudian dilakukan pengembangan penyelidikan dan berhasil mengamankan 3 tersangka lainnya dengan inisial FS alias JF, JA alias RS dan PES alias PT. dan salah satu tersangka PES merupakan warga binaan di Lapas kelas II A Tanjungpinang yang berperan sebagai pengendali dan pengatur strategi dalam meloloskan Narkotika tersebut.

Modus Operandi yang digunakan oleh tersangka bahwa Narkotika jenis sabu dibawa dengan menggunakan Speed Boat melalui perairan dan diduga barang haram tersebut berasal dari Negara Malaysia.

“Untuk keselurahan barang bukti adalah 1 buah tas koper merk polo villa yang berisikan 24 bungkus besar Narkotika jenis sabu, 1 buah tas ransel merk eiger yang berisikan 13 bungkus besar narkotika jenis sabu.
Total keseluruhan sebanyak 37 bungkus besar narkotika jenis sabu seberat : 38.660,7 gram, 2 unit mobil (avanza dan ertiga), 1 unit kapal speed boat fiber sebagai alat transportasi untuk mengangkut Narkotika jenis sabu tersebut dan sejumlah uang sebesar 1 Juta.”Jelasnya

Terhadap kasus ini para tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) jo pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Dari barang bukti yang diamankan tersebut, Kepolisian telah berhasil menyelamatkan masyarakat terhindar dari Narkotika sebanyak 115.982 s/d 154.642 jiwa dengan asumsi 1 gram digunakan oleh 3 sampai dengan 4 orang pengguna.

Hadir dalam Konferensi Pers tersebut diantaranya Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol K. Yani Sudarto, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Drs. S. Erlangga, Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki dan Kasat Narkoba Polresta Barelang AKP Abdurahman.(SUEB)


Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.