Warga Tanjungpinang Gembok Kantor PLN
Kesal Dengan Pemadaman Listrik

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Sejumlah warga Tanjungpinang melakukan aksi penggembokan kantor cabang Perusahaan Listrik Negara (PLN) di kawasan Bintan Center (Bincen), Jalan D.I Panjaitan, Kilometer 9, Tanjungpinang Timur, Sabtu (20/8) pagi tadi.
Aksi tersebut dilakukan warga secara spontan lantaran gerah dan kesal dengan pemadaman bergilir yang terus melanda Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Menurut penuturan warga bernama Iwan, penggembokan kantor PLN di Bincen tersebut dilakukan dalam rangka meminta pertanggungjawaban serta kejelasan dari PLN atas pemadaman listrik yang sampai detik ini masih terus terjadi.
“Kami terganggu dan kesal dengan pemadaman bergilir yang terus terjadi. Kita minta penjelasan dari pihak PLN,” ucap pengurus Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) Kota Tanjungpinang di depan kantor PLN Cabang Bincen.
Pantauan dilapangan, aksi yang dilakukan warga ini menjadi tontonan warga lain yang melintas dilokasi. Petugas PLN yang tampak berjaga-jaga tidak dapat berbuat banyak. Setelah digembok, warga menunggu perwakilan PLN untuk menemui warga.
Tak lama kemudian, petugas PLN bagian lapangan datang menemui warga, menjelaskan kronologis pemadaman yang terus melanda Tanjungpinang. Dihadapan warga, petugas tersebut membeberkan bahwa pemadaman listrik akibat adanya perbaikan sejumlah fasilitas PLN di lapangan. Sehingga, kondisi listrik di Ibu Kota Provinsi Kepri ini menjadi terganggu.

“Kita tengah melakukan perbaikan dan kami harap bapak-bapak sabar dan berikan kita waktu untuk menyeleseikan ini. Lagipula pengoperasian Gardu Induk (GI) perlu disinkronkan terlebih dahulu,” terang petugas PLN tersebut tanpa menyebutkan namanya.
Mendengar pemaparan itu, warga meminta PLN memberikan kepastian dan berjanji berupaya dengan sebaik-baiknya agar pemadaman listrik tidak terjadi kembali kedepan. Setelah diskusi berlangsung, warga akhirnya membuka kembali gembok kantor PLN di Bincen tersebut. (***)
