Wisma Tanjung di Tanjungpinang Terbakar, Kerugian Ditaksir Jutaan Rupiah
Diduga Karena Konsleting Listrik di Kamar 204

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Wisma Tanjung (eks wisma Lipan), terletak di jalan Ir Sutami, depan Pasar Raya 21 Tanjungpinang, nyaris hangus terbakar, akibat konsleting listrik pada AC di kamar 204 wisma tersebut, Kamis (26/1).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena saat kejadian, kamar 204 yang terletak di lantai 3 wisma itu dalam keadaan kosong, tidak ada tamu yang menginap. Sementara kerugian materi yang dialami pemiliknya, ditaksir jutaan rupiah, akibat AC yang terbakar hangus, termasuk dinding bagian kamar yang terbakar.
Tiga unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemko Tanjungpinang sempat diterjunkan ke lapangan, namun setiba dilokasi api ternyata sudah dapat dipadamkan oleh karyawan Wisma tersebut menggunakan semprotan tabung racun api yang tersedia.
Peristiwa tersebut sempat memacetkan arus lalintas kendaraan yang melintas, akibat pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraannya untuk mengetahui apa yang terjadi.
Kejadian tersebut, pertama kali diketahui oleh Dedi salah seorang teman karyawan Wisma itu saat ia tiba disana, dan mendapati asap tebal keluar dari lantai 3.
Setelah ditelusuri, asap tersebut berasal dari kamar 204 yang tengah terkunci.
“Saya lihat asap tebal sudah menyelimuti bagian luar ruangan lantai 3 ini. Kemudian langsung saya dobrak pintu kamar 204 yang terkunci, dan saya lihat bagian AC dan dindingnya sudah hangus terbakar,” ucap Dedi.
Ditempat yang sama, Kepala Bidang Damkar Tanjungpinang, Nanang Heri Kuswanto mengatakan, pihaknya baru tahu kejadian setelah mendapatkan telpon dari pengelola Wisma tersebut bernama Wily Suryawan, sekitar pukul 11.30 WIB, tentang peristiwa kebakaran tersebut.
“Kita langsung terjunkan 3 unit mobil Damkar, namun sampai dilokasi, ternyata api sudah dapat dipadamkan oleh pihak Wisma ini,” ucap Nanang.
Nanang menduga, kejadian tersebut berasal konsleting arus pendek listrik pada bagian AC yang terpasang.
“Kerugian ditaksir jutaan rupiah dialami oleh pemilik wisma, akibat kejadian ini,” pungkas Nanang. (al)
