KEPRI

PMI Natuna Kembali Beraksi Galang Dana Bencana Alam

 

Tampak tim PMI Natuna bersama relawan, pelajar dan mahasiswa menggalang dana bencana di Pantai Teluk Selahang. Foto Ist

PROKEPRI.COM, NATUNA- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Natuna kembali melakukan aksi penggalangan dana untuk korban bencana alam, musibah gempa bumi di Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju dan Majene. Minggu,(31/01/2021) Sore.

Aksi penggalangan dana kali ini, menyelusuri lokasi wisata Pantai Teluk Selahang, Desa Limau Manis, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam aksi Ini, PMI Natuna, yang di komandoi oleh Dede Muhamad Ramli bersama Relawan, Pelajar, mahasiswa KSR Unit STAI Natuna dan PMR se-Bunguran menunjukan kepedulian untuk membantu warga Mamuju dan Majene dalam menghadapi musibah korban bencana alam gempa bumi di Provinsi Sulawesi Barat.

Dede menyampaikan dana yang terkumpul sebanyak Rp2.692.000.

“Dana ini akan di kumpulkan selama tiga bulan ke depan. Yang mana aksi ini telah dilakukan pertama kali di simpang empat lampu merah, Ranai kota, pada minggu (24/01/2021) kemaren,”ungkapnya.

“Alhamdulillah aksi hari ini terkumpul sebanyak Rp2.692.000 dan kita kumpulkan untuk di kirimkan ke Sulawesi Barat melalui PMI Provinsi Kepulauan Riau, 17 April 2021 Mendatang,” sambung Dede.

Dede, mengucapkan terimakasih atas donasi yang telah di berikan masyarakat

“Insha allah sumbangan ini akan menjadi ladang amal kebaikan untuk bapak dan ibu sekalian, dalam membantu sesama saudara kita yang telah mengalami musibah bencana alam di sana,” doanya.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pengunjung dan pedagang atas ketidak nyamanan, dalam pelaksanaan penggalangan dana yang kami lakukan,” tutur Dede.

Dalam hal ini, udin. salah seorang Pengunjung Wisata Pantai Teluk Selahang, mengapresiasikan kegiatan relawan yang tergabung dalam aksi tersebut. Hal itu, katanya, merupakan kepedulian sesama manusia di mana semua mengalami banyak cobaan di awal tahun 2021.

“Musibah Pandemi covid-19, Bencana banjir, gempa bumi dan pasangnya air laut yang terjadi di awal tahun ini, harus di jadikan pembelajaran untuk kita semua, sebagai umat manusia agar lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta dan saling membantu sesama kita,”harapnya.

Udin menmbahkan, meski kondisi sama-sama lagi mengalami kesulitan, setidaknya bersama belajar untuk saling berbagi sesuai kemampuan dan keiklasan kmasing-masing.(khairud)

Back to top button