KEPRI

Polisi Menduga Korban Tewas di Tanjung Unggat Karena Sakit Diabetes

Kondisi mayat Gusdar (73), pria lanjut usia saat ditemukan tewas dalam kamarnya di jalan Sultan Mahmud, Tanjung Unggat, Rabu (25/1). Foto Prokepri.com/AL.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Bestari Tanjungpinang menduga kematian korban yang ditemukan tewas di Jalan Sulan Mahmud, Gudang Hijau, RT 002 RW 005, Kelurahan Tanjungunggat, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang, Rabu (25/1) sekitar pukul 17.15 WIB sore tadi dikarenakan sakit diabetes.

“Diduga korban meninggal akibat sakit diabetes yang dilaminya selama ini,” kata Kapolsek Bukit Bestari, Kompol Jumhur melalui Kanit Reskrim, Iptu Raja Vindo saat dikonfirmasi, Rabu (25/1).

Seperti diketahui, seorang pria lanjut usia, Malayu A Pi alias Gusdar (73) ditemukan warga tewas di dalam kamar rumahnya, Jalan Sulan Mahmud, Gudang Hijau, RT 002 RW 005, Kelurahan Tanjungunggat, Kecamatan Bukit Bestari, Rabu (25/1) sekitar pukul 17.15 WIB.

Pada saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah hitam, membusuk, dalam posisi terelentang di dekat pintu dalam kamar depan rumahnya. Diduga sudah meninggal lebih dari satu minggu, akibat sakit diabetes yang dialaminya selama ini.

Korban sendiri diketahui warga tinggal bersama seorang anaknya bernama Atoi (43), pria yang diketahui memiliki keterbelakangan mental. Sementara istri korban sendiri, tengah bekerja sebagai pembantu rumah tangga, di Singapura.

Informasi di lapangan, kejadian tersebut diketahui setelah istri korban yang tengah berada di Singapuran, mencoba menelpon anaknya (Atoi) menanyakan kondisi kesehatan dia dan bapaknya.

Dalam pembicaraan dengan ibunya tersebut, anak korban kemudian menyebutkan, bahwa bapaknya sudah meninggal.
Mendapat kabar tersebut, istri korban lalu menghubungi salah seorang tentangga rumahnya beranama Siti, guna mendapatkan kepastian sesuai keterangan yang disampaikan anaknya itu

Berselang kemudian, Siti datang kerumah korban ditemani Hadi dan Ida tetangganya yang lain dan mendapati anak korban bernama Atoi yang menyebutkan bahwa bapaknya sudah meninggal. Hal itu ternyata benar, ditambah lagi dengan kondisi aroma bau busuk yang menyengat berasal dari rumah korban.

Kejadian tersebut, kemudian dilaporkan ke Mapolsek Bukit Bestari, dan datang bersama anggota tim identifikasi Satreskrim Polres Tanjungpinang, kemudian membawa mayat korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang, guna menjalani fisum.(al)

Tinggalkan Balasan

Back to top button