Persib Bandung Takluk 0-1 Dari Malut United

PROKEPRI.COM, BANDUNG – Persib Bandung ditaklukkan Malut United 0-1 pada laga tandang di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Jumat (2/5/2025) malam.
Laga pekan ke-31 Liga 1 Indonesia buat Maung Bandung menunda harapan mereka mengunci tiket gelar juara tahun ini karena menunggu hasil Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri pada Senin (5/5) nanti.
Jika Persebaya gagal menang, maka Persib sudah aman juara.
Malut United yang menjadi tuan rumah, tampil bringas. Kemenangan ini membuktikan kekuataan skuad mereka sesungguhnya dihadapan skuad asuhan Bojan Hodak itu yang bermain lebih bertahan, dengan beberapa kali serangan baliknya.
Gol semata wayang Malut United tercipta di menit ke-64 babak kedua, berkat sundulan cantik Wahyu Prasetyo melalui umpan sepak pojok. Suara gemuruh pun terdengar dari fans yang hadir di stadion kebanggaan Laskar Kie Raha itu.
Persib sebenarnya mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-37 babak pertama melalui Ryan Kurnia. Tapi. tendangannya melenceng di sisi kanan gawang Malut. Hingga peluit babak pertama habis, skor pun 0-0.
Lanjut babak kedua, tepat di menit ke-71, Persib harus kehilangan salah satu pemainnya, akibat diganjar kartu merah. Pemain itu bernama Ciro Alves.
Wasit mengambil keputusan memberikan kartu merah usai melihat tayangan ulang VAR, Ciro menyikut pemain Malut United Wbeymar Angulo.
Bermain dengan 10 orang pemain, Maung Bandung mengubah sedikit tempo bermainnya. Lagi-lagi, karena kuatnya pertahan bek-bek Malut United, mereka tak mampu menambah satu pun gol.
Kekalahan ini, membuat Persib Bandung mengoleksi 64 poin dan tetap memimpin klasemen sementara. Sedangkan posisi kedua menempel ketat Dewa United, namun tetap unggul 10 poin.
Sementara, Malut United berhasil menyalip Persebaya Surabaya merangkak ke posisi ketiga klasemen atas kemenangan ini dengan 53 poin. Persebaya Surabaya sendiri baru akan bermain pada Senin (5/5) mendatang.
Peluang Dewa United masih terbuka lebar dengan sisa pertandingan.
Bagi pelatih Persib, Bojan Hodak meski timnya kalah, namun jalannya permainan imbang.
“Saya rasa ini adalah pertandingan yang 50-50. Saya pikir, kami punya peluang yang lebih baik, tapi kami tidak mencetak gol. Hanya satu situasi bola mati lawan dan kelengahan konsentrasi satu pemain, dan itulah bagaimana mereka mencetak gol,” sesal Hodak.
Lebih lanjut Hodak akan memantau laga Persebaya yang akan bertandang ke Stadion Brawijaya melawan Persik Senin nanti. Jika Persebaya kandas, maka Persib tak akan punya lagi laga menentukan di tiga laga tersisa.
“Kami kalah hari ini, tapi kalau Persebaya tidak mengalahkan Persik Kediri, kami tetap jadi juara dan kami bisa rayakan sambil ngopi di cafe. Mungkin kami bahkan tidak perlu menentukan hingga pertandingan terakhir, tapi semuanya masih terbuka,” papar Hodak.***
Editor: yn
