KAMPUS

156.159 Lulusan Baru Perguruan Tinggi Daftar Program Magang Nasional Batch I

Kantor Kemnaker RI. Foto net

PROKEPRI.COM, JAKARTA – Sebanyak 156.159 orang lulusan baru (fresh graduate) dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia dipastikan telah mendaftar sebagai calon peserta Program Pemagangan Nasional Batch I 2025.

“Berdasarkan data yang masuk, sebanyak 156.159 orang telah mendaftar sebagai calon peserta magang, sementara 1.668 perusahaan berpartisipasi sebagai penyelenggara pemagangan,”kata Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor, dalam keterangan resmi, dikutip, Selasa (21/10/2025).

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) juga telah resmi menutup pendaftaran Program Pemagangan Nasional Tahun 2025 Batch I tersebut.

Afriansyah pun menyampaikan apresiasi atas partisipasi tinggi masyarakat dan dunia usaha. Ia menegaskan bahwa pemagangan kini menjadi pilihan strategis bagi angkatan kerja untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan sebelum benar-benar memasuki dunia industri.

“Program ini melibatkan beragam sektor strategis, antara lain makanan dan minuman, industri kreatif dan digital, komunikasi dan informasi, sektor publik, manufaktur, pariwisata, logistik dan transportasi, pertanian, hingga jasa lainnya,”ungkapnya.

“Keberagaman sektor ini memperlihatkan bahwa dunia industri semakin terbuka terhadap konsep pemagangan sebagai sarana pembelajaran berbasis pengalaman kerja nyata,”sambung Afriansyah.

Terpisah, Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menjelaskan bahwa Program Pemagangan Nasional Batch I dilaksanakan melalui beberapa tahapan.

Mulai dari pendaftaran perusahaan dan usulan program magang berlangsung pada 1–14 Oktober 2025, pendaftaran peserta pada 7–15 Oktober 2025, seleksi dan pengumuman peserta pada 16–18 Oktober 2025, dan pelaksanaan magang dijadwalkan mulai 20 Oktober 2025 hingga 19 April 2026.

Pada Batch I ini, Kemnaker menyediakan kuota awal bagi 20.000 fresh graduate. Selama enam bulan masa pemagangan, peserta akan memperoleh uang saku setara upah minimum yang dibayarkan oleh pemerintah melalui bank-bank Himbara (BNI, BRI, BTN, Mandiri, dan BSI).

“Selain uang saku, peserta magang juga akan memperoleh Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), pendampingan mentor dari perusahaan tempat magang, serta sertifikat bagi peserta yang menyelesaikan program secara penuh,” pungkas Cris.(wan)

Editor: yn

Back to top button