Sekdaprov Kepri Tuding OPD ‘Biang Keladi’ Polemik Finger Print

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, TS Arif Fadillah menuding bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merupakan ‘biang keladi’ (dalang) yang menyebabkan terjadinya polemik absensi menggunakan Finger Print.
Padahal, menurut mantan Sekda Kabupaten Karimun ini, justru berkat Finger Print, kinerja pegawai di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri 90 persen menjadi baik.
“Itu sebetulnya OPD belum mensosialisasikan. Finger Print tak polemiklah, biasa aja. Biasalah kalau ada yang mungkin belum sosialisasikan. Mungkin pegawai belum tau, SKPD. Tapi alhamdulillah 90 persen pegawai bagus,” kata Sekdaprov Kepri, TS Arif Fadillah kepada Prokepri.com usai menghadiri Paripurna Istimewa Pandangan Umum (Pandum) Fraksi di kantor DPRD Kepri di Dompak, Tanjungpinang, Selasa (25/4).
Arif memastikan, bahwa Gubernur Kepri H Nurdin Basirun sudah menyampaikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memahami sistem tersebut.
“Pak gubernur pada apel pagi sudah sampaikan supaya kawan-kawan memahami. Biasalah kalau orang baru barang baru, biasa agak apa,” tutupnya.
Seperti diketahui, sejumlah polemik terjadi di lingkungan pemprov Kepri. Polemik itu diantaranya pelaksanaan absensi menggunakan Finger Print yang menjadi momok ketakutan sejumlah ASN. Padahal Finger Print diyakini dapat mendongkrak kinerja ASN itu sendiri.
Penulis : YAN
