Yoga Harapkan Perhatian Pemkab Anambas Perbaiki Lapangan Sepak Bola di Desa Pesisir Timur

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Ketua Panitia kegiatan olahraga Desa Pesisir Timur sekaligus Ketua Karang Taruna, Yoga Saputra, menyampaikan keluhannya usai penutupan Turnamen Sepak Bola Desa Pesisir Timur di Lapangan Sepak Bola Desa Pesisir Timur (Dusun).
Meski kegiatan olahraga desa yang digelar tersebut tidak hanya bertujuan sebagai ajang silaturahmi antarwarga dan antar desa, tetapi juga sebagai wadah untuk menjaring serta membina bibit-bibit pemain sepak bola yang memiliki potensi dan pola permainan positif.
Menurut Yoga, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan olahraga yang sangat penting, khususnya bagi generasi muda desa, sekaligus memperkuat kebersamaan dan semangat sportivitas di tengah masyarakat.
Selain tujuan pembinaan olahraga, turnamen ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Kehadiran tim dan penonton dari berbagai desa dinilai turut mendorong perputaran ekonomi lokal, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan selama kegiatan berlangsung.
“Kegiatan olahraga sepak bola ini diikuti oleh berbagai tim dari sejumlah desa, dengan setiap tim terdiri dari sembilan pemain,” ujar Yoga, Senin (5/1/2025).
Ia menjelaskan, turnamen yang mulai digelar sejak November 2025 dan berakhir pada 4 Januari 2026 tersebut menghadapi sejumlah kendala, terutama faktor cuaca.
Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan kondisi lapangan menjadi becek dan licin, sehingga mengganggu jalannya pertandingan serta berisiko terhadap keselamatan para pemain.
”Kendala utama kami adalah cuaca. Saat hujan turun, kondisi lapangan sangat tidak mendukung dan ini cukup menyulitkan pemain,”jelas Yoga.
Melalui kegiatan ini, Yoga bersama Karang Taruna Desa Pesisir Timur berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pemerintah desa, khususnya terkait pembenahan sarana dan prasarana olahraga.
Yoga mengungkapkan, lapangan sepak bola yang digunakan masyarakat saat ini telah lama digunakan dan belum pernah mengalami perbaikan signifikan.
Bahkan, hingga kini masih terdapat batu-batu besar di area sekitar lapangan yang sejak dulu belum dibersihkan atau dipecahkan, sehingga menghambat perluasan lapangan agar dapat memenuhi standar olahraga.
“Harapan kami, pemerintah daerah dapat membantu pembenahan lapangan, seperti membersihkan dan memecahkan batu-batu besar di sekitar area lapangan, agar lapangan ini bisa diperluas, lebih layak, aman, dan memenuhi standar ukuran lapangan sepak bola,” ungkapnya.
Ia menambahkan, selama ini panitia telah berupaya menyesuaikan jumlah pemain dan sistem permainan dengan kondisi lapangan yang ada. Penyesuaian tersebut dilakukan semata-mata demi menjaga keselamatan pemain serta kelancaran pertandingan.
“Kami berupaya semaksimal mungkin menyesuaikan dengan kondisi yang ada, karena lapangan ini adalah milik bersama dan digunakan untuk kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.
Sementara itu, Karang Taruna Desa Pesisir Timur secara terbuka kembali menyampaikan harapan kepada pemerintah daerah agar dapat memberikan dukungan dan bantuan dalam perbaikan lapangan sepak bola desa.
Dengan adanya pembenahan sarana olahraga, mereka berharap kegiatan pertandingan di masa mendatang dapat memenuhi standar yang layak serta menjadi kebanggaan masyarakat Desa Pesisir Timur.(as)
Editor: yn
