KAMPUS

1,18 Juta Orang Lulusan Perguruan Tinggi di Indonesia menganggur

Ilustrasi lulusan perguruan tinggi menganggur. Foto istimewa

PROKEPRI.COM, YOGYAKARTA – Wakil Menteri (Wamen) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla mengungkapkan bahwa peluang kerja luar negeri bisa menjadi salah satu solusi bagi masalah pengangguran di Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,28 juta orang per Februari 2025. Sebanyak 1,18 juta orang (16,32 persen) di dalamnya adalah lulusan perguruan tinggi.

“Ini adalah tantangan dunia kerja yang kita hadapi sekarang, apakah pekerja Indonesia kompetensinya tidak bagus? Sangat bagus. Kendalanya hanya satu yaitu bahasa, ini yang menjadi kendala bagi kita,”kata Dzulfikar saat berkunjung ke Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta menghadiri Migrant Center hasil kolaborasi dengan Kementerian P2MI baru-baru ini.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UPN “Veteran” Yogyakarta dengan KP2MI, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Penempatan dan Direktorat Jenderal Promosi Luar Negeri.

Dzulfikar mengapresiasi dukungan nyata UPN “Veteran” Yogyakarta pada penguatan tata kelola pelindungan Pekerja Migran Indonesia melalui kehadiran Migrant Center. Menurutnya, UPN “Veteran” Yogyakarta Migrant Center merupakan Migrant Center paling siap dengan sarana dan prasaran terlengkap.

“Kami menyambut dengan sangat luar biasa Migrant Center yang hari ini diinisiasi oleh UPN “Veteran” Yogyakarta, karena kehadirannya telah menjawab satu tantangan luar biasa dunia kerja di dalam negeri. Total ada 8 Migrant Center, dan ini (UPN “Veteran” Yogyakarta Migrant Center) yang ke-9, tapi ini yang paling siap dan komplit ” ujarnya.

Lebih lanjut, Dzulfikar menuturkan Migrant Center bertujuan untuk mendukung terwujudnya pekerja migran Indonesia yang kompeten dan terlindungi.

Berdasarkan data Surat Izin Perekrutan Pekerja Migran Indonesia (SIP2MI) KP2MI, aktif per 18 Januari 2026, terdapat peluang kerja luar negeri sebanyak 336.709. Namun, dari jumlah tersebut hanya terserap sebanyak 60.351 (17,92%), yang berarti masih tersisa 276.358 (82,08%) peluang kerja yang siap untuk diserap.

Migrant Center UPN “Veteran” Yogyakarta merupakan Migrant Center pertama di Daerah Istimewa Yogyakarta dan yang ke-9 di Indonesia, sebagai bagian dari pengembangan layanan terpadu bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Peninjauan UPN “Veteran” Yogyakarta Migrant Center dilakukan oleh Wakil Menteri (Wamen) P2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla bertepatan dengan Acara Wisuda Periode III Tahun Akademik 2025/2026.(red)

Back to top button