Debit Air Waduk Sei Gesek Menurun Akibat Kemarau, Legislator Kepri Minta Warga Tanjungpinang Hemat Air

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Debit air di Waduk Sei Gesek, Kabupaten Bintan menurun akibat dilanda musim kemarau.
“Akibat kekekeringan mengakibatkan penyusutan debit air yang cukup drastis di Waduk Sei Gesek. Saat ini ketinggian air hanya tinggal 40 centimeter,”tulis legislator Kepri, Rudy Chua dilaman media sosial Facebook dikutip Rabu 10/2/2026).
Akibatnya, sambung dia, tekanan air dari waduk sei gesek mengalami penurunan sehingga sebagian besar daerah yang dibagian belakang (ujung pipa) mulai mengalami gangguan.
“Tadi sudah koordinasi dengan PDAM (Tirta Kepri) dan mereka akan coba melakukan normalisasi (penebasan) di beberapa tali air (DAS) untuk memperlancar aliran air ke waduk Gesek, tetapi ada kesulitan mengingat dibeberapa lokasi tersebut ditemukan buaya sehingga perlu melakukan koordinasi dengan aparat untuk pengamanan,”ungkap Rudy.
Sementara itu, lanjutnya, kondisi air di Waduk Sei Pulai masih aman, dengan ketinggian masih di 2.52 meter dari 4 meter.
“Semoga warga bisa menghemat penggunaan air serta marilah kita bersama berdoa sesuai agama dan keyakinan masing masing agar Yang Maha Kuasa memberikan RahmatNya kepada kita semua dan hujan dapat cepat turun sehingga kekeringan ini dapat segera berakhir, amin,”pungkas Rudy.
Seperti diketahui, Waduk Sei Gesek secara administratif terletak di wilayah Kabupaten Bintan, tepatnya di Kecamatan Toapaya, Provinsi Kepulauan Riau.
Meskipun berlokasi di Bintan, waduk ini merupakan sumber air baku utama yang dikelola oleh PDAM Tirta Kepri untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat Kota Tanjungpinang dan sebagian wilayah Kabupaten Bintan.(red)
