KEPRI

Bupati Aneng Resmikan Gedung Puskesmas Baru di Siantan, Tekankan Pelayanan Kesehatan Humanis

Bupati Aneng dan ibu Shinta Aneng saat pemotongan pita meresmikan pembukaan gedung baru puskesmas di Siantan, Senin (11/5/2026). Foto prokepri/Agus Suradi

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Aneng bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Anambas, Shintia Aneng melaksanakan tepuk tawar sekaligus peresmian gedung baru Puskesmas yang berlokasi di Jalan Hang Tuah, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin (11/5/2026).

‎Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Anambas Raja Bayu Febri Gunadian, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Sahtiar, Camat Siantan, Direktur RSUD, serta sejumlah pejabat daerah dan tenaga kesehatan.

‎Dalam sambutannya, Bupati Aneng menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui penyediaan fasilitas yang layak, aman, dan nyaman.

‎Menurutnya, pembangunan gedung puskesmas baru tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan kesehatan hingga ke tingkat masyarakat.

‎“Pemerintah daerah berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan bijaksana kepada masyarakat, khususnya di sektor kesehatan. Pelayanan kesehatan yang maksimal menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Aneng.

‎Selain fasilitas kesehatan yang memadai, Aneng juga menekankan pentingnya kualitas pelayanan dari tenaga medis maupun tenaga kesehatan. Ia meminta seluruh petugas kesehatan dapat bekerja dengan penuh dedikasi serta mengedepankan sikap ramah kepada pasien.

‎“Saya berharap kolaborasi yang baik terus terjalin sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal di daerah kita masing-masing,” katanya.

‎Dalam kesempatan itu, Aneng juga mengingatkan agar tenaga kesehatan melayani masyarakat dengan penuh ketulusan dan rasa empati. ‎

“Layani lah masyarakat kita dengan setia, disambut dengan senyum, jangan ada marah-marah. Ingat, bukan hanya mereka yang bisa sakit, kita juga bisa sakit. Karena itu, berikan pelayanan dengan baik, tulus, dan ikhlas,” tegasnya.

‎Pernyataan tersebut sekaligus menjadi evaluasi terhadap pelayanan kesehatan yang masih dikeluhkan sebagian masyarakat. Aneng mengaku masih menerima laporan terkait pelayanan yang dinilai belum maksimal, termasuk persoalan rujukan pasien.

‎“Saya tidak mau mendengar lagi ada pelayanan yang tidak maksimal di rumah sakit kita. Banyak laporan yang masuk kepada saya terkait pelayanan dan rujukan pasien. Hal seperti ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

‎Ia menegaskan, seluruh aparatur pemerintah maupun tenaga pelayanan publik harus memahami bahwa mereka hadir untuk melayani masyarakat.

‎“Kita ini pelayan masyarakat. ‎Kita hadir di posisi ini karena dipilih dan dipercaya masyarakat. Maka berikanlah pelayanan terbaik kepada mereka,” pungkasnya.(as)

Editor: yn

Back to top button