Dapur MBG Siantan Berdayakan 38 Warga Lokal untuk Ribuan Porsi Sehat

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Siantan yang beroperasi di Anambas Inn, Desa Tarempa Barat, Kabupaten Kepulauan Anambas, tidak hanya menjalankan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui pembukaan lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja lokal.
SPPG Siantan mulai beroperasi pada 3 Desember 2025. Sejak saat itu, pelayanan MBG terus berjalan secara rutin dengan mendistribusikan makanan bergizi kepada ribuan penerima manfaat, khususnya peserta didik serta kelompok sasaran lainnya di Kecamatan Siantan.
Kepala SPPG Siantan, Messy Arsita, mengatakan operasional SPPG turut melibatkan masyarakat lokal dalam berbagai bidang pekerjaan.
Menurutnya, saat ini terdapat sebanyak 38 tenaga kerja lokal yang terlibat dalam operasional SPPG Siantan, terdiri dari 27 perempuan dan 11 laki-laki.
“Tenaga kerja lokal yang ada saat ini berjumlah 38 orang, terdiri dari 27 perempuan dan 11 laki-laki. Mereka ditempatkan sesuai dengan posisi dan kebutuhan operasional SPPG,” ujar Messy, Selasa (18/8/2026).
Para tenaga lokal tersebut bekerja pada sejumlah bagian, mulai dari persiapan bahan makanan, koki, packing, omprengan, driver, keamanan, kebersihan hingga administrasi.
Pada bagian persiapan terdapat Ana, Fuja, Iis, Junidar, Mala, Misodiq, Maryani dan Aswandi. Sementara bagian koki diisi Samsidar, Masitah, Mira dan Marlina.
Untuk bagian packing terdapat Rian, Brian, Apiau, Susilawati, Linda, Parmi, Yadi, Helen, Suci dan Sela. Sedangkan bagian omprengan terdiri dari Edi, Iqbal, Kiki, Riana, Zubaidah, Norzah, Qila, Iin, Salbiah dan Widya.
Pada bagian driver terdapat Iskandar, Manda dan Deni Alfius. Sementara bagian keamanan diisi Pandi dan Ar-Azian. Bagian kebersihan masing-masing ditangani Indah dan Novayanti, sedangkan administrasi ditangani Rona.
Keterlibatan puluhan tenaga kerja lokal tersebut menjadi salah satu dampak positif pelaksanaan program MBG di daerah.
Selain bertujuan meningkatkan asupan gizi masyarakat, keberadaan SPPG juga memberikan kesempatan kepada masyarakat Anambas untuk mendapatkan pekerjaan dan terlibat langsung dalam pelaksanaan program nasional tersebut.
Saat ini, SPPG Siantan melayani 12 sekolah dan tiga Posyandu. Jumlah penerima manfaat dari seluruh sasaran tersebut mencapai sekitar 3.114 orang, dengan jumlah tersebut dapat berubah apabila terdapat penambahan sekolah atau penerima manfaat lainnya.
Dengan demikian, manfaat keberadaan SPPG Siantan tidak hanya dirasakan oleh penerima makanan bergizi, tetapi juga masyarakat yang memperoleh kesempatan kerja dan berkontribusi dalam proses pelayanan pemenuhan gizi.
Program MBG diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas, baik dalam meningkatkan kualitas gizi maupun mendorong pemberdayaan serta perekonomian masyarakat lokal.(agussuradi)
Editor: yn
