KEPRI

Pesan Menohok Sekda Kepri untuk 6.312 PPPK: Jangan Cemari Nama Baik Organisasi!

Sekda Provinsi Kepri, Misni. Foto diskominfo kepri buat prokepri

PROKEPRI.COM, DOMPAK – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Misni menegaskan, keberadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memiliki posisi yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Kepri. Berdasarkan data kepegawaian, jumlah PPPK mencapai 6.312 orang dari total 12.472 ASN Pemprov Kepri atau sekitar 51 persen.

“Betapa PPPK ini menjadi sebuah kekuatan di Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Oleh karena itu, PPPK menjadi modal dasar dalam membangun Provinsi Kepulauan Riau,”kata Misni saat membuka Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Angkatan V Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Rabu (16/9/2026) lalu.

Menurutnya, PPPK saat ini telah mengisi berbagai sektor pelayanan pemerintahan, mulai dari pendidikan, kesehatan, teknis hingga pelaksanaan administrasi pemerintahan. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya kontribusi PPPK dalam mendukung keberlangsungan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, ia meminta besarnya kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada PPPK diimbangi dengan peningkatan kompetensi. Tiga hal yang perlu terus diperkuat, menurutnya, adalah kapasitas, keterampilan atau skill, serta sikap dan perilaku atau attitude.

“Saya meyakini dan percaya ke depan dengan orientasi ini, penguasaan tugas dan tanggung jawab akan memberikan warna yang berbeda. Kita berharap PPPK mampu menjadi tulang punggung, terutama dalam proses administrasi dan perencanaan pemerintahan,” kata Misni.

Misni juga mengingatkan seluruh PPPK untuk menjaga kedisiplinan dan nama baik organisasi. Ia menyebut masih terdapat PPPK yang diberhentikan karena pelanggaran disiplin maupun mengundurkan diri.

“Jangan cemari nama baik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Jangan cemari nama baik OPD. Karena satu orang yang melakukan pelanggaran, dampaknya bisa dirasakan oleh seluruh organisasi,” pesannya.(yan)

Back to top button