KEPRI

Satu ABK Kapal Kawal Jaya 9 Hilang di Perairan Bintan Belum Ditemukan

Tampak kondisi KM Kawal Jaya 9 yang mengalami kerusakan parah usai ditabrak kapal kargo di Perairan Utara Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, pada Jumat (30/10) sekitar pukul 04.23 WIB lalu. Foto prokepri/sar

PROKEPRI.COM, BINTAN – Tim SAR gabungan masih terus melakukan operasi pencarian intensif terhadap seorang anak buah kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Kawal Jaya 9 yang dilaporkan hilang di perairan utara Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Korban yang diketahui bernama Dinar (51), warga Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, hingga kini belum berhasil ditemukan setelah melompat ke laut saat insiden tabrakan maut terjadi pada Jumat, 30 Oktober 2026 dini hari sekitar pukul 04.23 WIB.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli mengatakan, bahwa pihaknya bersama Tim SAR Gabungan terus melanjutkan operasi pencarian terhadap Dinar.

“Pada pencarian hari kedua ini (Sabtu, 31 Oktober 2026), kami mengoptimalkan penyisiran permukaan menggunakan KN Sarotama dan mengirimkan E-Broadcast melalui VTS Batam, kepada kapal-kapal niaga yang melintas, serta HNSI Bintan,”katanya, Minggu (1/11/2026).

Sejak pukul 07.00 WIB kemaren, SAR Gabungan memfokuskan penyisiran visual di permukaan air dengan mengerahkan KN Sarotama milik PLP Tanjung Uban, RIB 04 Tanjung Uban, serta Sea Rider Pos AL Berakit.

“Namun, hingga pukul 18.30 WIB malam, upaya pencarian dan pemantauan dari unsur gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Unit Siaga SAR Tanjung Uban, PLP Tanjung Uban, Polairud Polres Bintan, Pos AL Berakit, VTS Batam, serta nelayan setempat masih membuahkan hasil nihil,”ungkap Fazzli.

Operasi SAR, tambah dia, kemudian dihentikan sementara pada pukul 18.40 WIB untuk evaluasi.

“Dan akan dilanjutkan kembali pada Minggu, 01 November 2026 (hari ini),”pungkas Fazzli.

Sebelumnya diberitakan, kapal penangkap ikan KM Kawal Jaya 9 dilaporkan terlibat kecelakaan laut akibat ditabrak oleh sebuah kapal kargo di Perairan Utara Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, pada Jumat (30/10) sekitar pukul 04.23 WIB lalu.

Insiden tubrukan tersebut mengakibatkan satu orang awak kapal hilang, sementara 13 awak lainnya berhasil selamat.

Korban yang hilang diketahui bernama Dinar (51), warga Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang. Ia dilaporkan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri saat benturan keras terjadi antara kedua kapal.

Sementara itu, KM Kawal Jaya 9 yang mengalami kerusakan parah beserta 13 kru yang selamat telah berhasil dievakuasi dan ditarik merapat ke Pelabuhan Kawal pada pukul 09.03 WIB.(yan)

Back to top button