KEPRI

BHB Batam dan PWI Kepri Galang Dana Konsumsi untuk Kegiatan Hapus Tato Gratis

Penggerak BHB Batam, Arief Tirta bersama pengurus PWI Kepri. Foto kiriman panitia.

PROKEPRI.COM, BATAM – Komunitas Berani Hijrah Baik (BHB) Batam dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI menggelar aksi sosial bertajuk gerakan “Patungan Kebaikan”.

Program ini bertujuan mengumpulkan donasi konsumsi untuk mendukung kegiatan hapus tato, bekam, dan ruqyah massal secara gratis.

Kegiatan sosial tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 November 2026 mendatang di Masjid Bukit Indah Sukajadi, Batam Centre.

BHB Batam menargetkan dapat mengumpulkan sebanyak 50 bungkus nasi yang akan dialokasikan bagi para peserta serta relawan di lapangan.

Adapun total kebutuhan dana yang diperlukan untuk memenuhi target tersebut adalah sebesar Rp1 juta, dengan estimasi harga Rp20.000 per bungkus nasi.

Penggerak BHB Batam, Arief Tirta, mengajak masyarakat mengambil bagian sesuai kemampuan. Tidak perlu menunggu memiliki rezeki berlebih. Menyumbang satu bungkus nasi pun menjadi dukungan berarti bagi terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurut Arief, gerakan ini berangkat dari keinginan untuk mendampingi orang-orang yang sedang menata kembali kehidupannya. Ada yang ingin menghapus tato, mengikuti bekam, ataupun mendapatkan pendampingan ruqyah. Mereka ingin disambut dengan kepedulian, tanpa dihakimi masa lalunya.

Di balik pelayanan gratis itu, ada kebutuhan konsumsi yang juga perlu dipenuhi. Peserta membutuhkan makanan di sela kegiatan, begitu pula para relawan yang mencurahkan waktu dan tenaga untuk melayani.

“Kita mungkin tidak memegang laser, tidak melakukan bekam, dan tidak memimpin ruqyah. Tetapi kita tetap bisa mengambil bagian melalui sepiring rezeki yang kita sisihkan,” demikian ajakan Arief, Minggu (8/11/2026).

Patungan dibuka dengan jumlah sumbangan sesuai kemampuan masing-masing. Masyarakat dapat ikut menyediakan satu bungkus, beberapa bungkus, atau membantu memenuhi seluruh kebutuhan konsumsi.

“BHB tidak dibangun untuk mencari siapa yang paling mampu, melainkan untuk mengumpulkan hati-hati yang mau peduli. Kita bergerak bersama, sesuai kemampuan masing-masing,” ujar Arief.

Gerakan ini juga mendapat dukungan dari PWI Kepri. Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani, mengajak masyarakat, termasuk para wartawan di bawah naungan PWI, untuk membantu menyukseskan kegiatan tersebut.

Dukungan dapat diberikan melalui sumbangan konsumsi maupun dengan menyebarkan informasi agar kegiatan ini menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan.

“Kami mengajak masyarakat, termasuk rekan-rekan wartawan di bawah naungan PWI Kepri, ikut mendukung kegiatan ini. Sebungkus nasi yang kita sumbangkan bisa membantu peserta dan relawan menjalani kegiatan,” kata Saibansah Dardani.

Ia juga mengajak wartawan yang ingin menghapus tato untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Bagi rekan-rekan wartawan yang memiliki tato dan ingin menghapusnya, silakan ikut. Mari kita saling mendukung dan memberi semangat kepada siapa pun yang ingin mengambil langkah baik,” ujar Cak Iban, panggilan akrab Saibansah.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam patungan konsumsi, donasi dapat ditransfer melalui Bank Syariah Indonesia (BSI), nomor rekening 7277808708 atas nama Berani Hijrah Baik Batam.(red)

Back to top button