Kadis Parbud Natuna Erson Gempa pimpin rapat di kantor Bupati Natuna, di Ranai Kamis 21 Des 2018 foto humas.
PROKEPRI.COM, NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna terus bergerak menjalankan berbagai program terkait upaya mendukung percepatan pembangunan sektor pariwisata. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mengangkat pariwisata Natuna, agar menjadi objek kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara.
Salah satu cara yang dilakukan dengan jemput bola ke Kementerian Pariwisata. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Natuna, tahun 2018 akan menyelenggarakan empat ivent pariwisata dan sudah masuk dalam agenda CoE Cross Border, di antaranya Festival Pulau Senoa, Natuna Internasional Kite (festival layang-layang tingkat dunia), Fun Tourist Festival dan Natuna Expo.
Kepala Disparbud Natuna Erson Gempa Afriandi pada rapat koordinasi program tim percepatan pembangunan pariwisata Natuna (TP3N) di Kantor Bupati Natuna, Rabu kemarin mengatakan, tahun ini terjadi defisit anggaran di seluruh OPD, termasuk Dinas Pariwisata.
Tahun 2019, diharapkan ada dua destinasi wisata yang bisa dipromosikan sebagai modal untuk menarik minat wisatawan.
“Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pendapatan Daerah Natuna, tahun 2016 sektor pariwisata telah mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp2.725.955.597 melalui sektor pajak hotel, restoran dan hiburan. Sedangkan untuk tahun 2017 masih dalam tahap pendataan,” kata Erson Gempa.
Dipaparkan, tahun 2018 pihaknya akan menggelar empat ivent pariwisata. “Untuk kegiatan Natuna International Kite rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 26 Juli 2018 (H-1 Peringatan Hari Jadi Kota Ranai) selama 4 hari dan mengundang 6 negara sebagai peserta,” ungkap Erson kepada prokepri.com, Kamis (21/12/2017).
Dijelaskan, berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan tersebut, diharapkan seluruh pimpinan OPD dengan mengutus 10 orang staff sekaligus melibatkan para pelajar untuk ikut meramaikan seluruh ivent yang telah direncanakan. (hms/ira)