KEPRI

Irwan Lapi Ladoke Terpilih Jadi Ketua Forum Masyarakat Teluk Keriting

Ketua Formatur terpilih Irwan Lapi Ladoke (tengah berpeci) bersama warga memperlihatkan denah pembangunan jalan lingkar Teluk Keriting usai pemilihan di Restoran Pak Copa, Minggu (4/3/2018). Foto istimewa.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Irwan Lapi Ladoke akhirnya terpilih menjadi Ketua Forum Masyarakat Teluk Keriting (Formatur) setelah berhasil meraih suara mayoritas terbanyak yang diselenggarakan di Restoran Pak Copa di Jalan Teluk Keriting, Minggu (4/3/2018). Formatur merupakan gabungan Rukun Warga (RW) 11 dan 15.

Sekretaris Pemuda Tempatan (Perpat) Tanjungpinang ini terpilih melalui dua kali proses pemilihan bersama 11 calon ketua Formatur utusan dari RW 11 dan 15.

Usai pemilihan, Irwan mengucapkan terimakasih kepada segenap masyarakat Teluk Keriting atas amanah yang diberikan kepada dirinya. Dia berjanji akan melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab dan transparan demi kemajuan warga setempat.

“Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat teluk keriting disini masih percaya sama saya. Saya pun ga nyangka juga bisa bisa terpilih. Jadi alhamdulillah,” kata Irwan kepada prokepri.com.

Irwan memastikan, bahwa dalam waktu dekat ini akan menghadiri undangan dari Penjabat (Pj) Walikota, Raja Ariza terkait pembangunan jalan lingkar Teluk Keriting yang menelan anggaran cukup besar yakni Rp511 miliar oleh Pemerintah Provinsi Kepri.

“Pj walikota mengundang kami untuk beraudiensi, karena pembangunannya di Tanjungpinang (jalan lingkar teluk keriting,red) yang nilainya cukup signifikan. Nanti Pj Walikota akan mendampingi kami beraudiensi dengan gubernur, guna mendapatkan pemaparan teknis-teknis pekerjaan yang dimaksud,” ungkapnya.

“Dalam waktu segera ini kita persiapan untuk pengukuhan Formatur dulu. Yang jelas, kami tidak inngin menjadi penonton dinegeri sendiri, terutama diteluk keriting dan kami tau diri mana pekerjaan yang mungkin bisa kami lakukan bersama-sama, insha Allah kami juga ingin terlibat disitu. Jadi forum ini tidak menganggu kebijakan pemerintah. Tapi, mengawasi. Karena ini menggunakan duit negara yang cukup signifikat apalagi ada investornya juga,” sambung Irwan kembali menutup wawancara.

Penulis/Editor : YAN

Back to top button