KEPRI

Luncurkan 1 Kontainer Smartphone ke Amerika, JK Apresiasi PT Sat Nusa Batam

Wapres JK melihat hasil produksi dan perakitan PT Sat Nusa Persada, Pelita, Batam, Sabtu (2/2) kemarin. Foto hk

PROKEPRI.COM, BATAM – Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla (JK) mengapresiasi jajaran menajemen PT Sat Nusa Persada, Batam yang telah mampu mengembangkan smartphome yang bekerjasama dengan Pegatron, dengan teknologi canggih dan yang mumpuni.

Demikian diungkapkannya saat meluncurkan pengiriman 1 kontainer berisikan produk smartphome router ke Amerika Serikat, hasil produksi dan perakitan PT Sat Nusa Persada, Pelita, Batam, Sabtu (2/2) kemarin.

“Sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia, saya bangga langkah yang dilakukan Direktur Utama PT Sat Nusapersada, Abidin Hasibuan. Ini sebagai upaya untuk kemajuan dunia industri di tanah air khususnya Batam,” kata JK.

JK ini juga mengucapkan terimakasih kepada karyawan Sat Nusapersada, yang ikut berjasa dalam mendukung kegiatan di perusahaan itu, sehingga mampu untuk bersaing di Amerika.

“Selama ini Sat Nusa tetap di bidang teknologi dan setia di Kota Batam. Kita hargai semangat Abidin dengan bicara elektronik terus, sampai bosan kita. Tapi itulah, pengusaha harus fokus dengan usahanya sampai berhasil,” papar JK.

Adapun dalam kegiatan peresmian peluncuran ekspor perdana produk smarthome router ini, terang Wapres, kita nilai sebagai sebuah nyata bahwa Indonesia harus bisa mengambil celah dari adanya perang dagang antara China dan Amerika Serikat.

“Pegatron masuk ke sini (Batam, Indonesia), pasti sudah mempertimbangkan banyak hal dan matang. Sehingga tidak sembarangan,” ujarnya.

Dikatakan JK, dunia sedang bergejolak dengan adanya sebuah perang dagang. Sehingga ada beberapa perusahaan di China itu, mengambil langkah mengalihkan produksinya ke negara-negara yang lebih murah. Diantaranya adalah ke Indonesia, Malaysia, Vietnam dan Thailand.

“Kita bersaing dengan negara-negara di Asean. Makanya untuk mengejar itu kita melakukan perbaikan infrastruktur dan peningkatan skill tenaga kerja untuk kemajuan teknologi yang lebih dahsyat,” kata JK.

JK mengatakan, pemerintah punya dua tugas utama. Melakukan perbaikan infrastruktur dan meningkatkan lapangan kerja. “Tahun ini kita akan melakukan peningkatan skill masyarakat untuk menghadapi perubahan nyata,” ujarnya.

JK juga mengungkapkan bahwa, argumennya mengapa pemerintah menghargai kemajuan industri adalah, lantaran dunia nantinya akan digerakkan oleh teknologi. “Kalau ini tidak di kejar, kita akan ketinggalan. Sehingga peluang bisnis tersebut orang lain yang menguasainya,” sebut Wapres RI ini.

Disisi lain, ungkapnya, pemerintah saat ini juga butuh devisa untuk negara. Dan kegiatan yang dilakukan PT. Sat Nusa Persada, bekerjasama dengan Pegatron ini, Sehingganya berpeluang untuk meningkatkan devisa negara.

“Artinya apa, selain kita menghasilkan produk yang unggulan, Negara Indonesia berpeluang untuk meningkatkan devisa negara. Maka itu, mari kita tingkatkan kemajuan, kemampuan, dan dijaga bersama sama,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kunjungan Wapres, Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, Gubernur Kepri HM Nurdin Basirun, Walikota Batam Muhammad Rudi, Ketua DPRD kota Batam Nuryanto, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, Danlantamal IV Laksamana Ribut Eko, beserta Komisaris PT Satnusa Persada, Abidin Hasibuan.

Presiden Direktur PT Sat Nusapersada Tbk Abidin Hasibuan sebelumnya mengatakan pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan Pegatron perusahaan asal Tiongkok yang selama ini terkenal sebagai perakit iPhone. Namun Abidin juga menyampaikan pihaknya bekerjasama dalam produksi smarthome itu, Yakni berupa modem, router, gateway, smart speaker, smart camera beserta beberapa alat elektronik lainnya.

“Produksi alat-alat smarthome tersebut sudah dimulai minggu pertama bulan ini. Sekarang akan dilakukan pengiriman perdana, sebagai bentuk komitmen kita memasuki pangsa pasar dunia,” kata Abidin. (hk)

Editor : NDRI

Back to top button