Mendiktisaintek: Perkuat Ukhuwah Akademik Melalui Kolaborasi

PROKEPRI.COM, BANDUNG – Menterian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menekankan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi harus berlandaskan nilai ketakwaan agar memberikan kebermanfaatan yang nyata.
Selain itu dia juga menggarisbawahi pentingnya penguatan akademik melalui kolaborasi antarsivitas, sebagai fondasi dalam mewujudkan kampus yang berdampak dan berdaya saing global.
“Ramadan sejatinya melatih kita menahan diri, mendisiplinkan waktu, dan memperkuat kejujuran. Jangan sampai ibadah kita berhenti di bulan Ramadan. Ilmu bisa kehilangan arah, riset bisa kehilangan kejujuran, dan inovasi bisa kehilangan keberkahan jika tidak dilandasi nilai ketakwaan. Karena itu, kita perlu memperkuat ukhuwah akademik melalui kolaborasi agar kampus tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Brian secara daring, dalam giat Silaturahmi Idul Fitri 1447 Hijriah yang diselenggarakan Universitas Islam Bandung (Unisba), Jumat (27/3/2026).
Sementara itu, Rektor Unisba, Harits Nu’man, menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk melanjutkan nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan akademik serta memperkuat komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan yang unggul secara ilmu dan berkarakter.
“Bulan Syawal harus menjadi momentum peningkatan, di mana nilai keimanan, ketakwaan, dan ibadah yang telah dilatih selama Ramadan terus dilanjutkan. Unisba berkomitmen menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki pemahaman keislaman yang mendalam serta berkarakter mujahid, mujtahid, dan mujaddid, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata sebagai kampus yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Harits.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Yayasan Unisba, Miftah Farid menekankan bahwa silaturahmi merupakan bagian penting dari implementasi ketakwaan yang harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pengelolaan institusi pendidikan.
“Silaturahmi adalah konsekuensi dari keimanan dan menjadi indikator ketakwaan. Melalui semangat ini, kita diajak untuk saling memaafkan, menguatkan persaudaraan, serta meningkatkan dedikasi dan kontribusi dalam membesarkan Unisba agar terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Miftah.(jp)
Editor: yn
