KEPRI

Bos GP Hibahkan Lahan 5000 M2 Ke Pemko Batam

2018 Dibangun PLUT-KUMKM di Bengkong Laut

Inilah lokasi lahan untuk pembangunan PLUT-KUMKM kota batam di kawasan Bengkong laut. Foto Prokepri.com/IRA.

PROKEPRI, BATAM – Pengusaha lokal owner Restoran Golden Prawn (GP) Abie hibahkan lahan siap bangun seluas 5000 M2 di kawasan wisata persis samping Hotel Golden Bay, Bengkong Laut. Di lokasi tanah yang dihibahkan untuk Pemerintah kota Batam ini segera dibangun Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) Kota Batam.

Pembangunan pusat layanan tersebut, direncanakan menggunakan anggaran 2018 melalui dana tugas pembantuan APBN Kementrian Koperasi dan UKM. Sejak pertama dibangun hingga tahun 2017 ini, tercatat ada sebanyak 50 PLUT-KUMKM yang dibangun Kementerian Koperasi dan UKM RI di seluruh Indonesia.

Abie mengatakan, dirinya sengaja menyediakan lahan guna mengatasi kesulitan lahan guna pembangunan sarana dan prasarana publik bagi Pemerintah kota Batam. “Saya berikan lahan seluas 5000 M2 di kawasan Bengkong Laut, lokasinya sangat bagus persis di samping Hotel Golden Bay, untuk dibangun Pemko Batam PLUT-KUMKM. Saat ini lahanya sedang kami ratakan,”kata Abie menjawab PROKEPRI.COM di Bengkong Laut, Kota Batam, Senin (4/9).

Bagi Abie prinsipnya tidak banyak bercerita tapi berbuat untuk kepentingan masyarakat luas. Sebelumnya tak jauh dari lokasi pengusaha keturunan Tionghoa ini juga sudah membangun secara sukarela sebuah tempat ibadah umat muslim, yaitu Masjid Laksamana Cheng Ho, tak jauh dari lokasi lahan PLUT-KUMKM Kota Batam yang akan dibangun ini.

“Selagi masih bisa berbuat dan bermamfaat untuk masyarakat saya akan lakukan yang terbaik. Karena harta juga bukan untuk dibawa mati,”ujar pengusaha sukses yang juga pemilik Hotel Golden View dan Hotel Golden Bay di kawasan Bengkong Laut, Batam ini.

Pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Abie yang bersedia menghibahkan lahannya yang bakal digunakan untuk pembangunan PLUT-KUMKM Kota Batam. Pada tahun ini Pemko Batam sudah disetujui untuk membangun PLUT KUMKM dari anggaran APBN 2017 Kementerian Koperasi dan UKM, namun karena Pemko Batam belum berhasil mengalokasikan lahan akhirnya dibangun di Kabupaten Anambas tahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pak Abie yang sudah menyediakan lahan siap bangun seluas 5000 M2. Pada prinsipnya anggarannya sudah disetujui oleh pihak Kementrian Koperasi dan UKM RI, rencana tahun ini tapi karena kesulitan lahan kita dapatkan dari BP Batam akhirnya jika anggaran sudah disahkan tahun depan 2018, akan dibangun PLUT-KUMKM Kota Batam di Bengkong Laut,”kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam, Suleman Nababan kepada PROKEPRI.COM di ruang kerjanya, Senin (4/9).

Dijelaskan Suleman, PLUT-KUMKM, lembaga yang menyediakan jasa non finansial yang menyeluruh dan terintegari bagi koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah guna meningkatkan kinerja produksi dan kinerja pemasaran. Tidak itu saja, juga sangat menguntungkan dari segi pembiayaan dan pemgembangan SDM melalui peningkatan kapasitas kewirausahaan, teknis dan manajerial serta kinerja kelembagaan dalam rangka meningkatkan daya saing KUMKM.

“Dengan dibangunnya PLUT-KUMKM kota Batam ini nantinya dapat bertujuan untuk memperkuat peran pemda di daerahnya sesuai amanat PP 38/2007. Selain itu dapat meningkatkan jumlah dan perluasan KUMKM serta juga dapat mendorong perkembangan jejaring layanan usaha di daerah yang tentunya dapat mendukung pencapaian prioritas nasional yang terkait dengan pemberdayaan KUMKM,”ungkap Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pasar Kota Batam.

Sesuai keterangan resmi kementerian Koperasi dan UKM RI yang dikutip dari Deputi Bidang Restsrukturisasi usaha Kementerian Koperasi dan UKM Eviyanti Nasutionm SH, MM mengatakan sejak tahun 2013 pihaknya telah membangun sebanyak 50 PLUT-KUMKM di seluruh Indonesia. “Anggaran APBN Tahun 2017 ini kementerian koperasi dan UKM menbangun dua PLUT-KUMKM di Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten Lima Puluh Kota di Sumatera Barat,”beber Evi.

PENULIS : IRA

Back to top button