KEPRI

Kapal Kargo Mulai Berdatangan di Pelabuhan Tarempa, Pasokan Bahan Pokok Kembali Normal

Tampak aktivitas bongkar muat dari kapal kargo di Pelabuhan Tarempa, Anambas, Senin (19/1/2026). Foto prokepri/Agus Suradi

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, mulai kembali normal setelah satu per satu kapal kargo tiba dan bersandar di pelabuhan utama, Senin (19/1/2026).

‎Sebelumnya, Kapal Tol Laut telah lebih dahulu sandar di Pelabuhan Tarempa pada Minggu (18/1/2026), dengan membawa berbagai kebutuhan pokok yang sempat mengalami keterlambatan distribusi akibat cuaca buruk dan kendala pelayaran dalam beberapa waktu terakhir.

‎Kedatangan kapal-kapal kargo tersebut disambut antusias oleh para pedagang dan distributor. Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir sejumlah bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, tepung, serta kebutuhan harian lainnya sempat mengalami kelangkaan di pasaran.

‎Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa kapal kargo yang datang dari Tanjungpinang terlihat telah berjejer di Pelabuhan Tarempa dan bersiap melakukan proses bongkar muatan untuk selanjutnya didistribusikan ke gudang-gudang dan toko-toko.

‎Salah seorang kapten kapal kargo yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kapal-kapal pengangkut logistik sempat tertahan cukup lama di Tanjungpinang akibat kondisi cuaca ekstrem.

‎“Hampir kurang lebih satu bulan kami tertahan di Tanjungpinang karena cuaca buruk. Banyak kapal, termasuk kapal kami, tidak diizinkan berlayar,” ujarnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Kepulauan Anambas, Japrizal, S.Kom., M.A, mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir memang terdapat sejumlah komoditas yang sempat tidak tersedia di pasar akibat keterlambatan distribusi.

‎“Beberapa komoditas kemarin memang sempat kosong di pasar.

‎Namun dengan masuknya Kapal Tol Laut dan disusul kapal-kapal kargo lainnya, kami berharap pasokan bahan pokok kembali normal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Japrizal.

‎Ia menambahkan, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap distribusi dan ketersediaan barang di pasaran guna mencegah terjadinya lonjakan harga di tingkat konsumen.

‎Dengan masuknya kapal-kapal pengangkut logistik tersebut, pasokan bahan pokok ke wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas diharapkan kembali stabil.

‎Aktivitas bongkar muat diperkirakan masih akan berlangsung selama beberapa hari ke depan seiring dengan proses pendistribusian barang ke berbagai wilayah di Tarempa dan sekitarnya.(as)

Editor: yn

Back to top button