NASIONAL

Diduga Gara-gara Tak Dibelikan Buku dan Pulpen, Siswa SD Gantung Diri di NTT

Ilustrasi mayat. Foto Shutterstock

PROKEPRI.COM, NTT – Siswa kelas IV Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Jerebu, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas gantung diri di pohon cengkih.

Penyebabnya diduga karena tidak dibelikan buku tulis dan pulpen untuk keperluan sekolahnya.

Jenazah korban yang masih berumur 10 tahun berinisial YBR itu telah dievakuasi petugas dan polisi menemukan secarik kertas surat berisikan tulisan tangannya berisikan kekecewaannya dugaan itu hingga ia nekat bunuh diri.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus R Pissort membenarkan peristiwa tersebut.

“Surat itu betul, petugas turun ke TKP temukan surat itu, anak itu yang tulis,”kata Benediktus dilansir detik, Rabu (4/2/2026).

Surat itu ditulis YBR menggunakan bahasa daerah Bajawa. Satu baris isi suratv tersebut berisi ungkapan kekecewaan korban terhadap ibunya.

Korban menyebut ibunya pelit. Selebihnya, surat itu berisi ungkapan perpisahan kepada ibunya.

Terpisah, Kepala Desa Naruwolo, Dion Roa, menjelaskan, pada malam sebelum kejadian, korban YBR meminta uang kepada ibunya untuk membeli buku tulis dan pulpen. Namun, permintan itu tak bisa dipenuhi ibunya karena kondisi ekonomi sulit.

“Menurut pengakuan ibunya permintaan itu korban minta (uang beli buku tulis dan pulpen) sebelum meninggal,”ungkap Dion, Selasa (3/2/2026) kemaren.

Ia memastikan bahwa memang kondisi sang ibu korban sulit, harus menanggung lima orang anak. Sementara, ayah korban sudah berpisah sejak 10 tahun lalu.

“Hidupnya susah,”kata Dion.

Kejadian memilukan ini, terjadi pada Kamis (29/1/2026) lalu. YBR ditemukan tewas gantung diri di pohon cengkih.

Korban ditemukan gantung diri oleh warga yang pada saat itu pergi mengikat ternak dilokasi kejadian.

Editor: yn

Back to top button