KEPRI

Gubernur Kepri Sidak ke RSUP Tanjungpinang

Pasca Mengamuknya Irwan Panggabean

Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun bergerak cepat menanggapi protes Mantan Ketua FKPPI Tanjungpinang, Irwan Panggabean terkait tidak adanya ketersediaan obat bagi salah satu pasien rawat jalan penderita Kanker payudara yang diketahui tinggal di wilayah Kijang Lama, Kilometer Enam.

Irwan menjelaskan, bahwa Gub Kepri pengganti H.M. Sani (Almarhum, red) langsung datang dan masuk ke bagian managemen untuk mendapatkan penjelasan.

“Saya tidak tahu beliau (Gub Kepri, red) dapat info darimana, bisa jadi dari viral pesan singkat yang saya sebarkan dan terbit di media online, ini masalah yang memang harus diselesaikan, kasihan nasib pasien,” beber Irwan memberikan keterangan, Jumat (26/5).

Ketika ditanya terkait kelanjutan nasib pasien untuk mendapatkan obat, Irwan mengaku sudah mendapat keputusan salah satu pejabat bernama Bisri bahwa hari ini dipastikan bahwa obat yang dimaksudkan segera akan didatangkan dari Batam.

“Janji Pak Bisri hari ini juga akan didatangkan, kita lihat saja,” jelasnya kepada media.

dari kejadian tersebut, Iwan mengaku prihatin terhadap minimnya kualitas pelayanan RSUP Ahmad Thabib kepada para pasien, padahal kebutuhan obat yang sepenuhnya ditanggung Jamkesda tersebut tentu bisa di klaim, sementara nasib kesembuhan pasien tidak ada yang tahu.

“Kalau obatnya ditunda-tunda, bagaimana dengan nasib pasien, tak kasihan kah?,” ujarnya yang masih kesal dengan pihak Rumah Sakit.

selain itu, Irwan juga membeberkan reaksi dari Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang yang masih belum menyerahkan obat pasca pengambilan resep ke rumah pasien.

“Seminggu yang lalu, ada orang puskesmas datang ke rumah pasien, mereka minta resep, katanya obatnya mau diambilkan, tapi sampai sekarng nihil,” bebernya.

Irwan berharap, kejadian hari ini, bisa menjadi bahan evaluasi baik pemerintah Kota maupun Provinsi untuk lebih memprioritaskan keselamatan pasien di RS, khususnya bagi pasien dengan penanganan serius.

Penulis : NUG

Tinggalkan Balasan

Back to top button