Obat Kanker Tidak Ada, Irwan Panggabean Ngamuk di RSUP Tanjungpinang

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Kota Tanjungpinang mengamuk di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ahmad Thabib Kepulauan Riau (Kepri). Pasalnya, salah satu pasien kanker stadium IV ditelantarkan akibat obat kanker tidak disediakan pihak rumah sakit.
“Saya Irwan Panggabean hari ini akan menuntut dan membuat aksi gila di RSUP terkait pelayanan yg diberikan kepada pasien kangker stadium 4 atas nama Elvi Hanim. Dimana obat yg harusnya di konsumsi tidak ada di RSUP,” ujarnya dalam pesan singkat yang disebarkan, Jumat, (26/5).
Irwan melanjutkan bahwa, penyebab emosinya memuncak bukan hanya pelayanan RSUP yang tidak memuaskan melainkan juga ditambah adanya keterangan yang masuk bahwa obat yang diperlukan tidak bisa tersedia dikarenakan tunggakan hutang kepada distributor.
“Pihak RSUP tidak bisa mengadakannya karena masih ada tunggakan pada distributor obat di Batam. Padahal pihak RSUP sudah punya Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda, red), dan bagi pasien yang membutuhkan obat wajib ada, karena nantinya akan di klaim oleh BPJS,” terang Irwan dalam viral pesan singkat yang disebarkannya.
Dari pantauan media di RSUP, beberapa keluarga pasien juga mengeluhkan hal yang sama, bahkan ada yang berpendapat bahwa RSUP Ahmad Thabib hanya bagus di infrastruktur bangunannya saja. Hal tersebut disampaikan langsung dari salah satu keluarga pasien di ruang Dahlia, “saya tidak tahulah dengan pasien yang lain ya, tapi kalau pelayanan ke adik saya ini memang tampaknya kurang maksimal, bahkan beberapa obat justru disuruh kami yang mencarinya, padahal kami bukan orang Tanjungpinang, manalah kami paham,” ujar BS yang mengaku sebagai warga Kabupaten Lingga.
Sayangnya, hingga berita ini dibuat, pihak RSUP masih enggan untuk memberikan konfirmasi terkait protes Irwan terhadap ketersediaan obat yang dibutuhkan.
Penulis : NUG
