Diduga Dipicu Sengketa Besi Rongsokan, Dua Warga Tarempa Barat Terlibat Perkelahian

PROKEPRI.COM,ANAMBAS – Perkelahian antar warga terjadi di Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (22/1/2026). Insiden tersebut melibatkan dua warga berinisial P dan G, yang sama-sama berasal dari Desa Tarempa Barat.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Kantor Basarnas Tarempa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perkelahian diduga dipicu persoalan lama terkait barang rongsokan berupa besi, yang disebut-sebut diambil oleh G dan diduga merupakan milik P.
Konflik yang telah berlangsung cukup lama itu kembali memanas saat keduanya bertemu pada hari kejadian. Adu mulut pun tak terhindarkan dan berujung pada aksi pemukulan.
Kepala Desa Tarempa Barat, Asmarandi, membenarkan adanya kejadian tersebut saat dikonfirmasi di Kantor Polsek Siantan.
“Benar adanya perkelahian antar dua warga. Satu korban mengalami luka di kepala hingga mengeluarkan darah. Pemukulan dilakukan oleh P terhadap G,” ujar Asmarandi, Kamis (22/1/2026).
Akibat kejadian tersebut, korban berinisial G langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, terduga pelaku berinisial P telah diamankan pihak kepolisian guna dimintai keterangan terkait kronologis kejadian.
Asmarandi juga menambahkan, pihak desa bersama Polsek Siantan telah melakukan langkah mediasi terhadap kedua belah pihak.
“Sudah dilakukan mediasi oleh kami dan pihak Polsek, dan disepakati diselesaikan secara kekeluargaan,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Siantan Iptu Dodi Setiawan turut membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa kedua belah pihak telah menempuh jalan perundingan dan sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.
Kapolsek juga menegaskan isu yang berkembang di masyarakat terkait dugaan penggunaan senjata tajam seperti parang dalam perkelahian tersebut tidak sesuai fakta.
“Seperti berita yang beredar, banyak menduga perkelahian ini dilakukan dengan senjata tajam berupa parang, tapi kenyataannya tidak benar. Kronologisnya tidak seperti itu,” tegasnya.
“Korban kini sudah kita bawa ke RSUD Tarempa guna perawatan,” tambah Dodi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.(as)
Editor: yn
