KEPRI

HNSI Anambas Serap Aspirasi Nelayan Jemaja, Dorong Kelengkapan Administrasi hingga Keselamatan Melaut ‎

Suasana pertemuan DPC HNSI versi Bogor Anambas bersama nelayan di Kecamatan Jemaja, Jumat (3/7/2026) malam. Foto prokepri/Agus Suradi

PROKEPRI.COM – ANAMBAS – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Versi Bogor Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar silaturahmi bersama para nelayan di Kecamatan Jemaja. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat komunikasi antara organisasi dan masyarakat nelayan.

‎Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, para nelayan menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi di lapangan. Di antaranya kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana perikanan, kemudahan akses permodalan, hingga harapan adanya peningkatan kesejahteraan bagi nelayan di wilayah Jemaja.

Ketua DPC HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas Versi Bogor , Dandi, mengatakan silaturahmi ini merupakan bagian dari komitmen HNSI untuk terus hadir di tengah masyarakat nelayan dan memastikan setiap aspirasi dapat dihimpun untuk kemudian diperjuangkan kepada pihak terkait.

‎”Silaturahmi ini bukan hanya mempererat hubungan, tetapi juga mendengarkan langsung kebutuhan dan harapan nelayan,” ujar Dandi.Jumat malam (3/7/2026).

Selain menyerap aspirasi, Dandi juga mengingatkan pentingnya kelengkapan administrasi bagi nelayan, terutama dalam pengurusan dokumen seperti Pas Kecil yang menjadi salah satu persyaratan untuk memperoleh BBM jenis solar bersubsidi.

‎Ia juga mendorong para nelayan agar memiliki perlindungan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai jaminan saat menjalankan aktivitas melaut.

‎Di tengah mulai memasuki musim angin selatan, Dandi turut mengimbau seluruh nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan mengutamakan keselamatan saat berada di laut.

‎”HNSI akan terus menjadi wadah perjuangan bagi nelayan agar sektor perikanan di Kabupaten Kepulauan Anambas semakin maju. Kami juga mengingatkan nelayan agar selalu waspada terhadap kondisi cuaca yang saat ini mulai memasuki musim angin kencang,” katanya.

‎Menurut Dandi, komunikasi yang baik antara organisasi nelayan dan masyarakat merupakan kunci dalam mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Dengan turun langsung ke lapangan, HNSI dapat mengetahui kondisi riil yang dihadapi nelayan sehingga langkah perjuangan organisasi lebih tepat sasaran.

‎Para nelayan yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap silaturahmi seperti ini dapat terus dilakukan agar berbagai persoalan yang dihadapi nelayan dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah maupun instansi terkait.

‎Usai menggelar pertemuan di Jemaja, Dandi mengatakan pihaknya akan melanjutkan agenda silaturahmi dengan nelayan di Kecamatan Jemaja Barat.
‎”Besok kami akan bersilaturahmi dengan nelayan di Jemaja Barat.

‎Mudah-mudahan nelayan di sana ikut bersama HNSI versi Bogor dalam menjaga solidaritas sesama nelayan. Kami juga berharap kepengurusan HNSI versi Bogor dapat terbentuk di Jemaja Barat sehingga setiap persoalan nelayan bisa lebih cepat terserap dan diperjuangkan,” tuturnya.

‎Melalui rangkaian kegiatan tersebut, DPC HNSI Versi Bogor di Kabupaten Kepulauan Anambas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan nelayan di seluruh wilayah kepulauan sebagai upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan kemajuan sektor perikanan di Anambas.(as)

Editor: yn

Back to top button