Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!


Jadi Kurir Narkoba, Dua Warga Tanjungpinang Terancam Hukuman Mati

 

Karo Humas BNN, Brigjen Pol Sulistyo Pudjo. Foto Ist

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Dua Warga Tanjungpinang berinisial RMH (21) dan EM (38) ditangkap tim gabungan Polda dan Badan Narkotika Provinsi (NBP) Bangka Belitung lantaran membawa barang haram yakni narkoba jenis sabu-sabu seberat 4 Kilogram dan 5000 pil ektasi di Pelabuhan Belinyu, Kabupaten Bangka, Kamis (01/8/2019) lalu terancam hukuman mati.

‘Iya, keduanya terancam hukuman mati.”Kata Kepala Biro (Karo) Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Brigjen Pol Sulistyo Pudjo dihubungi Prokepri.com Minggu (11/08) malam.

Sebelumnya kedua beritakan Dua Warga Tanjungpinang berinisial RMH (21) dan EM (38) ditangkap tim gabungan Polda dan Badan Narkotika Provinsi (NBP) Bangka Belitung lantaran membawa barang haram yakni narkoba jenis sabu-sabu seberat 4 Kilogram dan 5000 pil ektasi di Pelabuhan Belinyu, Kabupaten Bangka, Kamis (01/8/2019) lalu.

Kepala Biro (Karo) Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Brigjen Sulistyo Pudjo menceritakan kronologis kejadian tersebut. Tertangkapnya RMH dan EM, kata Pudjo, berawal dari informasi masyarakat.

“Tim mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada dua orang yang akan mengedarkan Narkoba di Provinsi Bangka Belitung,” Kata Pudjo dihubungi Prokepri.com, Jumat (02/8/2019).

Dari informasi tersebut, Pudjo menerangkan, tim Gabungan BNP bersama Polda Babel melakukan penyelidikan, sehingga diketahui kedua pelaku melakukan perjalanan melalui jalur laut dengan menggunakan KM Bukit Raya dari Pelabuhan Kijang tujuan Pelabuhan Belinyu Kabupaten Bangka pada hari Rabu, (31/7) sebelumnya.

“Keduanya tiba di Bangka pada Kamis (01/8),” ungkapnya.

Pudjo memastikan, setelah informasi itu dikantongi, tim melakukan penyamaran serta langsung membuntuti target.

“Tim gabungan langsung melakukan penyergapan dan penangkapan saat pelaku tiba di Pelabuhan Belinyu Kabupaten Bangka dan setelah digeledah benar bahwa pelaku membawa narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi dalam jumlah besar,” jelasnya lagi.

Dari tangan pelaku, kata Pudjo, tim berhasil menyita narkoba jenis sabu sebanyak 4 kilogram dikemas dalam empat bungkusan plastik aluminium serta ribuan pil Ektasi sebanyak kurang lebih 5.000 butir.

“Dengan rincian satu kotak WHILE GRAIN berisi pil yang diduga Ekstasi warna hijau kurang lebih 1.750 butir dan pil yang diduga Ekstasi warna merah muda kurang lebih 3.250 butir, ucap Jendral Bintan satu ini.

Pudjo menambahkan, kedua pelaku saat ini masih ditahan di kantor BNP Bangka Belitung, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Penulis : SUEB
Editor : YAN


Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.