Masyarakat Pinang Senang Dengan GPM, Antusias Belanja

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Sejumlah masyarakat Tanjungpinang mengaku senang dengan adanya Gerakan Pangan Murah (GPM) Mini yang digelar Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) di halaman kantornya pada Jumat (28/2/2025).
“Bagus sekali, bisa membantu masyarakat kecil. Saya tadi belanja beras, sayur-mayur, dan telur. Harganya sangat miring, apalagi sayuran,” kata Ita, warga Hangtuah dilokasi
Ia mengaku senang dengan adanya GPM Mini ini dan berharap kegiatan serupa dapat digelar guna membantu warga.
Hal serupa dirasakan oleh Vero, warga Tanjungpinang Timur. Ia membeli minyak goreng dan sayuran dengan harga lebih murah.
“Semoga ke depan ada lagi di tempat lain supaya masyarakat lainnya juga bisa belanja,” harapnya.
Kepala DP3 Tanjungpinang, Robert Lukman, mengatakan bahwa GPM Mini kali ini masih dalam skala kecil dan hanya melibatkan Bulog serta kelompok tani.
“GPM ini kami rencanakan akan digelar di setiap kelurahan. Kami namakan GPM Mini karena produk pangan yang dijual tidak sebanyak pasar murah biasa,” ujarnya.
Menurut Robert, program ini merupakan upaya Pemko dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi ekonomi yang belum stabil.
“Biasanya, GPM dilaksanakan menjelang hari besar keagamaan. Ini salah satu cara pemerintah membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga lebih terjangkau,” tambahnya.
Pada gelaran kali ini, sejumlah kebutuhan pokok ditawarkan dengan harga lebih terjangkau, seperti beras SPHP seharga Rp58.000 per 5 kg, beras premium Rp65.000 per 5 kg, minyak Panina Rp16.000 per 900 ml, serta gula pasir Rp16.500 per kg.
“Alhamdulillah, banyak masyarakat yang mencari bahan pangan. Bulog saat ini tidak memiliki minyak Kita, tetapi ada minyak Panina seharga Rp16.000, sedangkan di pasar harganya Rp17.000,” jelas Robert.
DP3 berencana menggelar GPM Mini di 18 kelurahan dengan empat kali pelaksanaan lagi sebelum Lebaran.
“Lokasi berikutnya masih akan kami tentukan,” ujarnya.
Robert berharap program ini dapat terus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.(odik)
