Kapal Tol Laut Tiba di Anambas, Distribusi Ayam Tak Sesuai Harapan Masyarakat

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Kapal Tol Laut tiba dan bersandar di Pelabuhan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (18/3/2025), setelah berlayar dari Jakarta.
Kedatangan kapal ini disambut antusias masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti daging ayam menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Namun, realisasi di lapangan ternyata belum sepenuhnya berjalan sesuai harapan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, awal direncanakan terdapat tiga kontainer muatan ayam dalam pengiriman tersebut.
Akan tetapi, saat kapal tiba, hanya satu kontainer yang berisi ayam. Sementara, dua kontainer lainnya diketahui dalam kondisi kosong.
Belum diketahui secara pasti penyebab kosongnya dua kontainer tersebut.
Pihak terkait di daerah belum bisa dihubungi dan tidak memperoleh informasi rinci mengenai hal itu.
Kondisi ini pun menimbulkan pertanyaan mengenai kemungkinan adanya kendala sistem maupun permasalahan pada pihak Ekpedisi atau operator di Jakarta.
Sementara itu, pihak kapal menegaskan bahwa mereka hanya bertugas sebagai pengangkut sesuai dengan manifes muatan yang telah diterima.
Mualim KM Tol Laut, Susilo, saat dihubungi media ini menjelaskan bahwa seluruh muatan yang diangkut telah sesuai dengan dokumen manifes.
“Muatan yang kami bawa sudah sesuai dengan manifes. Kami tidak menolak muatan selama sesuai dengan dokumen tersebut. Dalam pengiriman ini terdapat tujuh muatan basah, tiga untuk Anambas dan empat untuk Natuna. Namun, ada dua kontainer yang tidak terisi dan kami tidak mengetahui secara pasti penyebabnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada umumnya kontainer tersebut berisi muatan basah berupa daging ayam potong sejak keberangkatan hingga tiba di lokasi tujuan.
Di sisi lain, salah satu pengguna jasa yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa karena muatan mereka tidak dapat diangkut.Sementara distribusi berupa daging ayam di datangkan dari Jakarta melalui KM.Tol Laut.
“Muatan kami tidak dimuat oleh pihak operator di Jakarta tanpa alasan yang jelas. Kami sangat kecewa karena barang berupa daging ayam potong tidak bisa dikirim melalui kapal tol laut,” ungkapnya.
Meski demikian, ketersediaan daging ayam di Anambas diharapkan tetap mencukupi dan tidak mengalami gangguan signifikan dalam beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Masyarakat pun berharap ke depan distribusi kebutuhan pokok melalui program tol laut dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan daerah.(as)
Editor: yn
