KEPRITANJUNGPINANG

Kapolres : Sedang Didalami, Belum Bisa Dikatakan Penculikan

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi. Foto Ist

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi belum bisa memastikan, apakah siswi SD MIS Raudhatul Musallim berinisial KA (9 tahun) nyaris menjadi korban dugaan penculikan. Karena, menurut mantan Kapolres Lingga ini, pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

“Rekan-rekan jurnalis, Kapolsek dan Satreskrim sedang mendalami, belum bisa dikatakan penculikan,” kata Ucok memberikan klarifikasi singkat di group WhatUp (WA) Jurnalis Mitra Polres, Rabu (12/9/2018).

Sebelumnya, seorang siswi Sekolah Dasar (SD) Miss Raudhatul Musallim yang berada di Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang nyaris jadi korban dugaan penculikan Orang Tak Dikenal (OTK), Rabu (12/9/2018) pukul 16.00 Wib sore tadi.

Beruntung, bocah berinisial KA umur 9 tahun itu selamat dari aksi penculikan setelah ia menjerit spontan hingga mengundang perhatian masyarakat dan langsung menangkap si pelaku.

Lurah Tanjung Unggat, Said Fatahullah membenarkan kejadian tersebut. Pria yang dikenal murah senyum ini mengatakan bahwa pelaku sudah diamankan di Polsek Bukit Bestari.

“Masih diduga mau menculik. Betul tu. Sudah di Polsek Bestari pelakunya. Info terakhir, masih belum dapat diintrogasi pelakunya. Die pura-pura bodoh dan gila,” beber Said kepada prokepri.com via handphone.

Kronologis kejadian, korban saat keluar dari sekolah dan melintas, terduga pelaku yang menurut pantauan saksi mata masyarakat, pelaku tersebut sudah lama berdiri dipinggir jalan.

“Pelaku bilang kepada korban bahwa pelaku mau tangkap korban sehingga membuat korban ketakutan dan lari sambil menjerit spontan, mengundang perhatian masyarakat dan langsung menangkap pelaku,” ungkap Said.

Untungnya, masih Said, sebelum diamuk masyarakat, pelaku langsung diamankan salah seorang warga dan digelandang ke Mapolsek Bukit Bestari dengan menggunakan mobil Pick Up yang sedang melintas.

“Sampai saat ini belum didapatkan identitas pelaku karena tidak punya ID Card apapun dan saat ditanyai sulit angkat bicara terkesan pura pura bodoh,” jelas Said dalam rincian laporan kejadian yang ia terima.

Said mengimbau kepada warga masyarakat bersama-sama agar senantiasa lebih berhati hati.

Penulis/Editor : YAN

Back to top button