KEPRILINGGA

Kejagung Bekuk Koruptor Dermaga di Lingga

 

ilustrasi.

PROKEPRI.COM, JAKARTA – Kejaksaan Agung membekuk Bertha Romius Yasin alias Romy, pengusaha yang jadi buron kasus korupsi selama 9 tahun di rumahnya di Kompleks Buana Vista, Batam Centre, Batam, Minggu (30/8) 18.30 WIB.

Penangkapan Romy dipimpin oleh Dedie Tri Hariyadi, Kepala Subdirektorat Pemantauan di Direktorat Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen Jaksa Agung Muda Intelijen, bersama Seksi Pidana Khusus Kejari Batam, dan Seksi Pidana Khusus Kejari Tanjungpinang.

Romy merupakan buron kasus korupsi pembangunan dermaga Desa Bakong, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, tahun 2008. Kasus ini disebut telah merugikan negara sebesar Rp2.222.443.109 (Rp2,2 miliar).

“Yang bersangkutan buron sejak perkara ini berjalan di proses persidangan, sehingga persidangan berjalan secara in absentia (tanpa kehadiran terdakwa),” kata Kajari Batam Polin Octavianus Sitanggang, Minggu (30/8) malam.

Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Tanjungpinang Nomor: 290/Pid.B/2010/PN/TPI tanggal 11 Januari 2011, Romy dijatuhi hukuman pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan dan denda sebesar Rp50 juta. Selain itu, Romy juga diharuskan membayar Rp634.370.478.

Sementara itu, Kasipidsus Kejari Tanjungpindang Aditya Rakatama menjelaskan terpidana adalah seorang pengusaha yang meminjam bendera PT Bandar Dunia Madani dengan direktur Zulkadri untuk melaksanakan kegiatan pembangunan Dermaga Bakong.

Perkara ini merupakan splitsing atau pemecahan berkas perkara dari terpidana lain yang sudah dieksekusi terlebih dahulu.

“Dia (Romy) ini subcont (perusahaan subkontrak)-nya dari proyek pengerjaan itu. Dan dua terpidana lainnya sudah menjalani putusan, bahkan ada yang sudah keluar karena mereka menjalani proses hukum,” kata Raka.(cnn)

Back to top button