KEPRI

Kru Kapal Kontainer Hilang Usai Terjatuh ke Laut di Perairan Singapura Belum Ditemukan

Tampak Kapal KN SAR Purworejo jam 15.30 bergerak dari Pulau Putri menuju Sekupang Batam melakukan penyisiran mencari korban kru kapal SSCC Wadi Alrayah pada Jumat (31/10/20205). Foto prokepri/wan

PROKEPRI.COM, BATAM – Seorang kru kapal kontainer SSCC Wadi Alrayan yang sebelumnya dilaporkan hilang usai terjatuh ke laut di perairan Singapura pada, Kamis (30/10/2025) kemaren, hingga Jumat (31/10/2025) malam, belum berhasil ditemukan.

“Untuk saat ini belum ditemukan. Konfirmasi dari MPA Singapura juga belum menemukan adanya tanda-tanda korban,”ujar Kepala Basarnas Tanjungpinang, Fazzli melalui Humas Ardilla, Jumat (31/10/2025).

Pencarian korban, sambung dia, akan dilanjutkan pada esok Sabtu (1/11/2025).

“Besok kami (Tim SAR) gerak lagi (mencari korban),”tambah Ardilla.

Sebelumnya diberitakan, seorang kru kapal kontainer SSCC Wadi Alrayan dilaporkan hilang usai terjatuh ke laut di wilayah Perairan Singapura, Kamis (30/10/2025).

“Com Center Kantor SAR Tanjungpinang menerima informasi dari MRCC Singapura bahwa salah seorang kru kapal Wadi Alrayan terjatuh di wilayah perairan Singapura pada Kamis, 30 Oktober 2025 pukul 05:30 waktu Singapura,”kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Fazzli kepada media ini Kamis (30/10/2025) malam.

Dia menerangkan, korban merupakan warga negara Asal Mesir bernama Mohamed Abdelwahab Mahmoud Hassan Omar berumur 40 tahun.

“Berdasarkan keterangan dari MPA Singapura, korban mengenakan kemeja dan celana hitam tanpa jaket pelampung,”ungkap Fazzli.

Usai menerima laporan, Fazzli memastikan, Basarnas dan MRCC Singapura langsung melaksanakan koordinasi upaya pencarian terhadap korban.

“Setelah melaksanakan precomm excomm bersama pihak MPA Singapura, Kantor SAR Tanjungpinang kemudian menerjunkan KN SAR Purworejo dan RIB 03 Batam untuk membantu pencarian terhadap korban,”terangnya.

Sebanyak 26 tim rescue dari Kantor SAR Tanjungpinang dipastikan terlibat dalam operasi SAR ini. Tim Rescue dari DitPolair Polda Kepri, juga turut serta bersama dengan KN SAR Purworejo. Pencarian pun di bagi menjadi 3 sektor.

Sektor 1 KN SAR Purworejo melakukan pencarian di Perairan Tanjung Pinggir Sekupang Batam Hingga Perairan Batu Ampar Batam. Sektor 2 RIB 03 Batam dan Sea Rider Polair Polda Kepri di Perairan Pulau Belakang Padang dan Perairan Pulau Pulau Kecil Arah Barat Pulau Batam dan Sektor 3 KRI ALAMANG 644 menyisir di Perairan Timur Pulau Nipah Hingga Perairan Utara Pulau Pemping.

“Sebanyak tiga alut laut dan 1 pesawat diterjunkan oleh tim MRCC Singapura dalam proses pelaksanaan operasi SAR,”tambah Fazzli.

Namun, hingga pada pukul 17:50 WIB sore, pencarian terhadap korban masih nihil dan akan dilanjutkan pada Jumat (31/10/2025) dan juga belum ditemukan.(wan)

Editor: yn

Back to top button