BINTANKEPRI

Lagi, Imigrasi Bintan Kembali Amankan Satu WNA Ilegal Asal China

di Clubmed Lagoi

Petugas Imigrasi Bintan tampak sedang mendata WNA ilegal. Foto prokepri.com/SL

PROKEPRI.COM, BINTAN – Setelah berhasil mengamankan 40 Warga Negara Asing (WNA) di Clubmed Lagoi, Kawasan Pariwisata Lagoi (KPL), Petugas Imigrasi Bintan kembali mengamankan WNA asal China di tempat yang sama, Rabu (17/1).

Kasi Pengawasan Dan Penindakan (Wasda) Kantor Imigrasi Tanjunguban, Arga Yudha mengatakan, bahwa sebelumya pihaknya berhasil mengamankan 40 WNA di Clubmed dan langsung dibawa ke Kntor Imigrasi Tanjungan, kini kembali berhasil mengamankan WNA asal China ditempat yang sama.

“Seblumnya kita berhasil mengamankan 40 WNA, dan namban satu lagi, jadi total keselurahannya menjadi 41 WNA yang kita amankan,” beber Yudha, Rabu (18/1).

Ternyata, kata Yudha satu WNA yang berhasil diamankan ini, sebelumnya pasportnya disembunyikan oleh staf Clubmed, yakni Eman. Untuk penyidikan lebih lanjut, seluruh pekerja asing ilegal yang berasal dari 18 negara, akan diperiksa secara marathon.

“Sesuai dengan kekuatan penyidik di Imigrasi Tanjunguban, kemungkinan pemeriksaan dalam satu hari sekitar 10 orang. Untuk memperdalam pelanggaran yang dilakukan oleh pihak WNA dan Clubmed selaku penyedia kerja,” timpal Yudha.

Sebelumnya diberitakan, Sebanyak 40 Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja tanpa memiliki izin di Clubmed Bintan, Kawasan Pariwisata Lagoi (KPL) berhasil diamankan Petugad Inigrasi Kelas II Tanjunguban, pada Selasa (17/1).

“Meraka yang kita amankan ini, berasal dari berbagai negara, dan diketahui menyalahi aturan Imigras, dengan tidak memiliki izin,” ungkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjunguban, Suhendra.

Ditahannya mereka, kata Suhendra, lantara saat dimintai identitas, mereka yang sedang menjalankan aktifitas sebagai pekerja, tidak bisa menunjukan izin lengkap atau izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA). Maka semua WNA yang bekerja diamankan di kantor Imigrasi Tanjunguban.

“Sejumlah petugas kita yang tiba di Clubmed sekitar pukul 12.00 Wib, langsung melakukan penyisiran terhadap WNA yang bekerja di resort tersebut. Hingga ditemukan sebanyak 39 WNA tidak memiliki kelengkapan izin sebagai tenaga kerja,” kata Suhendra.(cr1)

Tinggalkan Balasan

Back to top button