KAMPUS

Mahasiswa UGM KKN di Tanjungpinang Mulai Pengabdian di Kampung Sei Nyirih dan Madong

Tampak salah satu pengabdian kelompok mahasiswa UGM KKN di Kampung Sei Nyirih, Tanjungpinang memberikan pemeriksaan kesehatan, Minggu (28/6/2025). Foto prokepri/jp

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Sebanyak 29 orang mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Kota Tanjungpinang memulai kegiatan pengabdian di Kampung Sei Nyirih dan Madong, Minggu (28/6/2025).

Koordinator Sub Unit Sei Nyirih dan Kampung Madong tim mahasiswa KKN, Muhammad Syafaat Arzal menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dan masyarakat setempat atas antusiasme dan penerimaan kunjungan mereka.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang yang telah membantu dan memfasilitasi kami dalam melaksanakan kegiatan KKN di Kampung Sei Nyirih dan Kampung Madong,”ujar Arzal.

Mewakili tim, Ia berharap dukungan kolaborasi dan sinergitas bersama warga selama pelaksanaan program kerja.

“Ini jadi semangat bagi kami dalam menjalankan program kerja di masyarakat. Harapannya kedepan kita dapat terus berbenah dan memperbaiki program-program ini agar semakin berdampak. Semoga masyarakat bisa menerima dan membantu kami selama kami berada di sini,”kata Arzal.

“Kami datang untuk belajar bersama, bertukar ilmu dan semoga keberadaan kami bisa memberikan dampak positif baik dari segi ekonomi, peningkatan SDM, maupun kualitas hidup masyarakat secara umum,”sambung dia lagi.

Arzal menambahkan, Tim KKN UGM dibagi menjadi empat rumpun keilmuan yang menjadi dasar program kerja yaitu kelompok Sains dan Teknologi, fokus pada teknologi dan infrastruktur, dengan kegiatan utama seperti pemetaan jalan dan bangunan, serta perencanaan pembangunan yang partisipatif.

Kemudian, kelompok Medika, menyasar aspek kesehatan masyarakat, dengan edukasi kesehatan umum, Kebersihan Lingkungan, perawatan gigi, dan penggunaan obat-obatan yang bijak.

lalu, kelompok Agro, berfokus pada pertanian, pemberdayaan tanaman lokal, dan penguatan ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif.

“Dan kelompok Sosial Humaniora, mengkaji aspek sosial, budaya, dan pemerintahan lokal sebagai dasar pendekatan yang berkelanjutan dalam program pemberdayaan,”tutupnya.

Sebelumnya, sebanyak 29 orang mahasiswa UGM Yogyakarta melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kota Tanjungpinang. Kedatangan para mahasiwa disambut hangat Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Walikota di Senggarang, Senin (23/6/2025).

“Salam hormat dan terima kasih kami sampaikan kepada jajaran Pemko Tanjungpinang yang telah berkenan menerima dan mendukung dalam rangka melaksanakan KKN di Kota Tanjungpinang. Hal ini merupakan rangkaian akademik yang resmi dan wajib sebagai baromater pendidikan bagi seluruh mahasiswa UGM,” ujar Dosen Pembimbing Lapangan KKN UGM, Asar Saputra kepada Lis dan jajaran.

Asar mengatakan, esensi KKN yang akan berlangsung selama 52 hari dengan jumlah mahasiswa sebanyak 29 orang ini, diawali dengan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang menjadi ciri khas tersendiri bagi UGM.

“Tentunya hal ini bertujuan secara langsung menyapa, belajar dan berdaya bersama masyarakat, dengan harapan adik-adik dapat menjadi akselerator program-program pembangunan dan membawa gagasan baru di wilayah setempat,”tuturnya.(jp)

Editor: yn

Back to top button