Maling Motor di Tanjungpinang Ditangkap Polisi

 

Inilah pelaku pencurian sepeda motor saat konferensi pers di Mapolsek Tanjungpinang Timur, Senin (16/11/2020). Foto prokepri/plsktmr.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjungpinang Timur berhasil membekuk RS (25) pelaku pencurian sepeda motor.

“Opsnal Polsek Tanjungpinang Timur melakukan penangkapan terhadap satu orang pelaku dan mengamankan barang bukti, selanjutnya di bawa ke Polsek Tanjungpinang Timur guna penyidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Firuddin saat konferensi pers di Mako Polsek Tanjungpinang Timur, Senin (16/11/2020).

Dasar Penangkapan, sambung Firuddin yakni LP-B/47/XI/2020 /KEPRI/ RES–TPI / SEK TPI TIMUR, Tanggal 04 November 2020 dengan Tersangka RS (25 Tahun) Laki- Laki.

“Korban YK. Pasal yang di langgar tindak pidana pencurian dengan pemberatan, pasal 363 ayat 1 ke-3 K.U.H.Pidana,” tuturnya.

Kronologis kejadian, Firuddin menceritakan, pada Hari Sabtu tanggal 22 Agustus 2020 sekira pukul 19.30 WIB, sepulang dari rumah temannya korban (pelapor) memarkirkan sepeda motor merk Yamaha Mio warna putih miliknya dengan Nopol BP 4658 WH, dengan nomor mesin : 28d3510600 nomor rangka : mh328d408bk511010 di garasi rumahnya yang beralamat di Kampung Wonosari Kelurahan Batu IX Kecamatan Tanjungpinang Timur.

“Dengan keadaan kunci sepeda motor tersebut masih berada dikunci kontak, kemudian sekira pukul 01.00 wib tanggal 23 Agustus 2020 pelapor tidur di kamar tidur dan sekira pukul 05.45 wib pelapor terbangun dan langsung menuju dapur untuk sarapan,” ungkapnya.

Lalu sekira pukul 06.30 WIB, istri pelapor memberitahukan bahwa sepeda motor yamaha mio warna putih miliknya yang sebelumnya terpakir digarasi rumah sudah tidak ada atau sudah hilang.

“Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar enam juta rupiah dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjungpinang Timur,” sebut Firuddin lagi.

Setelah menerima laporan tentang adanya
dugaan tindak pidana pencurian tersebut, selanjutnya anggota unit opsnal Polsek Tanjungpinang Timur langsung mendatangi TKP dan dilanjutkan dengan penyelidikan.

“Pada hari Rabu tanggal 04 November 2020 sekira pukul 20.00 WIB diketahui keberadaan tersangka di salah satu warnet di Jalan Ganet,” beber Firuddin.

Dari Hasil Introgasi, pelaku RS mengaku melakukan pencurian pada hari Sabtu tanggal 23 Agustus 2020 sekira pukul 01.00 wib.

RS melihat satu unit sepeda motor merk Yamaha Mio Sporty warna putih dengan kunci motor masih tergantung dirumah korban, lalu tersangka langsung menghampiri dan kemudian mendorong motor Yamaha Mio sporty warna putih keluar garasi.

Sekira jarak dari rumah lima puluh meter, tersangka pun langsung menghidupkan motor Yamaha Mio sporty warna putih tersebut, tersangk menuju kerumah mess tempat kerja tersangka yang berada di Galang Batang Kabupaten Bintan dengan menggunakan sepeda motor yang tersangka ambil.

“Agar tidak diketahui oleh pemilik sepeda motor tersebut tersangka merubah semua bentuk asli dari sepeda motor tersebut dengan mengganti plat nomor polisi yang awalnya BP 4658 WF menjadi BP 5291 TC dan bertuliskan putra (diduga palsu) dan tersangka membuka sticker dan mengecat body motor tersebut agar berubah warna dari aslinya, serta tersangka menghilangkan nomor rangka dengan menggunakan 1 (satu) unit gerinda agar tidak mudah mengenali sepeda motor yang tersangka curi tersebut,.

“Dari tangan pelaku telah diamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Mio sporty warna hitam stiker hijau dengan Nopol BP 5291 TC (diduga palsu) yang bertuliskan putra dengan nomor mesin 28d- 3510600,” tegas Firuddin.

Firuddin mengatakan, sebagaimana di maksud dalam pasal Pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHP menyatakan bahwa pelaku pencurian dengan pemberatan diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.(yan)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.