Bupati Lingga Geser Delapan Eselon II, Sekda Abu Hasim Terdepak Jadi Kadis

PROKEPRI.COM, LINGGA – Bupati Lingga Alias Wello memberikan gebrakan yang mengagetkan masyakarat khususnya di kabupaten Lingga. Alias, menggeser delapan pejabat eselon II di lingkup Pemkab Lingga. Salah satunya, Sekda Lingga defenitif, Abu Hasim, dimutasi menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip.
Selain Abu yang juga mantan Wakil Bupati Lingga (2010-2015), tujuh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga bergeser, diantaranya; Zainuddin Safiri yang sebelumnya menjabat sebagai asisten Bupati Lingga bidang Ekonomi dan Pembangunan digeser ke jabatan baru menjadi Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Lingga.
Kadis DPMDes Lingga sebelumnya Muhammad Ali Imran menggantikan posisi Zainuddin Safiri menjadi Asisten Ekonomi dan Pembangunan di Setda kabupaten Lingga. Selain itu, Ayuzar yang posisi jabatannya diambil Sekda Lingga, Abu Hasyim kini mendapat promosi atau jabatan sebagai Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Keuangan di Setda Lingga.
Muhammad Syamsul Rizal sebagai Plt Kadis Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana (Dinkes-PPKB), Awang Abu Bakar sebagai Plt Kadis Perikanan dan Kelautan (DKP), dan Said Sudrajad, sebelumnya Plt Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lingga dilantik menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah yang definitif.
Selanjutnya, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lingga Siswandi dipromosikan Bupati Lingga sebagai Staf Ahli Bidang Pertanian, Perikanan dan Peternakan di Pemerintah Kabupaten Lingga.
Bupati Lingga Alias Wello melantik delapan pejabat Eselon II golongan IV C dan B di ruang VIP Kantor Bupati Lingga, Kamis (30/11/2017) lalu,
“Pak Abu Hasim beliau yang sebenarnya adalah Sekda, pada hari ini mengalami pergesaran di suatu dinas. Ini semua belum berakhir. Akan ada mutasi berikutnya yang akan kita lakukan dalam waktu dekat ini,” kata Alias, saat pelantikan pejabat Eselon II di ruang VIP Kantor Bupati Lingga, Daik, Kamis (30/11/2017) lalu.
Dikatakannya, pelantikan ini merupakan langkah untuk menunjukan profesionalitas dalam mengikuti dinamika pembangunan di daerah dalam bekerja. “Saya harapkan pejabat yang baru dilantik ini dapat bertugas sebaik-baiknya. Sebab perjalanan masih panjang. Jangan puas dengan keadaan ini,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati mengatakan saat ini kabupaten Lingga sudah dilirik dan diperhatikan pemerintah pusat maupun provinsi. Artinya alokasi alokasi anggaran sangat berpeluang didapat daerah berjuluk Negeri Bunda Tanah Melayu ini melalui program pembangunan pemerintah.
“Jadi ini tantangan bagi saudara untuk lebih lagi dalam meningkatkan kerja membantu saya menjemput bola ini,”pungkasnya. (indra h piliang)
Yang menarik dengan lengsernya Abu Hasim dari kursi Sekda Lingga, menjadi perhatian yang menarik bagi masyarakat Lingga khususnya Dabo Singkep. Konon, Abu Hasim, kurang berani dalam menghadapi resiko dengan jabatan yang diembannya selama ini. Abu memilih di OPD yang nyaman dan aman dan tidak terlalu banyak tantangan.
Padalah Abu sebelum menjadi sekda defenitit, yang juga jabatan karir tertinggi di ASN dia pernah menjabat wakil bupati berpasangan dengan Bupati Lingga Daria pada periode 2010-2015 lalu.
“Beliau (Abu Hasim) tak sanggup menantang keadaan… pengen tenang dan tak ade beban berat,”kata salah seorang tokoh masyarakat Dabo Singkep ketika diminta tanggapannya oleh prokepri.com, Sabtu (2/12/2017). (*/ira)
EDITOR : INDRA H
