MTQ VIII Kepri Tahun 2020 Digelar 19-23 September

Sekdaprov Kepri HTS Arif Fadillah memimpin rapat persiapan MTQ VIII Kepri Tahun 2020 di kantor Pemprov Kepri di Dompak, Rabu (15/7/2020). Foto prokepri/Ist

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – MTQ VIII Provinsi Kepri tahun 2020 dijadwalkan bakal digelar pada tanggal 19 hingga 23 September di Kawasan Gurindam 12, Tepi Laut, Kota Tanjungpinang. Agenda yang bertujuan untuk menumbuh kembangkan generasi masa depan yang qurani, berakhlak mulia serta mampu berprestasi di bidang keagamaan ini, akan dihelat dengan mengedepankan protokol Covid19.

“Direncanakan MTQ VIII tetap terlaksana pada 19-23 September mendatang. Untuk itu, kami sekaligus meminta arahan dari Pak Sekda,” kata Kepala Biro Kesra Kepri, Aiyub melaporkan kepada Sekdaprov Arif Fadillah pada rapat persiapan pelaksanaan MTQ VIII Provinsi Kepri Tahun 2020 di Rupatama lt.4, kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (15/7).

Aiyub menambahkan, bahwa merujuk kepada surat edaran Menteri Agama yang isinya penetapan MTQ Nasional ke-28 di Padang diselenggarakan pada 12-21 November 2020 mendatang.

Sementara itu, Sekda Arif dalam arahannya menghimbau kepada seluruh jajaran kepanitiaan untuk mengedepankan protokol covid-19 agar setiap tahapan pelaksanaan MTQ VIII Provinsi Kepri Tahun 2020 berjalan sesuai aturan di masa adaptasi kebiasaan baru, sehingga dapat berjalan sukses hingga selesai.

“Kita utamakan kedisiplinan dengan protokol covid, kesehatan yang utama, kita jaga semua tahapan kegiatan sehingga aman dan terkendali agar pelaksanaan dapat berjalan sukses,” pesan Arif.

Arif ingin agar pelaksanaan MTQ yang bertujuan untuk menumbuh kembangkan generasi masa depan yang qurani, berakhlak mulia serta mampu berprestasi di bidang keagamaan, dapat berjalan serta tetap terhindar dari covid-19.

“Apalagi sesuai surat edaran dari Menteri Agama terkait pelaksanaan MTQ Nasional yang akan tetap di laksanakan, kami juga sudah berkoordinasi dengan Pak Plt. Gubernur dan beliau menginstruksikan MTQ tetap dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan,” lanjut Arif.

Untuk itu, Arif meminta kepada setiap panitia yang di tunjuk menjadi koordinator di masing-masing bidang agar tetap menjalankan tugasnya serta selalu utamakan koordinasi sehingga tidak terjadi hambatan dalam pelaksanaannya.

“Jika ada kendala segera laporkan biar kita cari solusi segera, kita berharap panitia dapat pro aktif untuk bersama mensukseskan pelaksanaan MTQ ini, Gugus Tugas juga harus dilibatkan serta saling koordinasi dengan Dinas Kesehatan,” tambahnya.

Kemudian, Kepala Dinas Perkim Mahyuddin melaporkan hingga kini pengerjaan lokasi perhelatan MTQ saat ini terus berlangsung, misalnya pembangunan Astaka saat ini progresnya sudah 61 persen.(yan)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.