Nurdin Harapkan Setiap Ivent Olahraga Bisa jadi Uang

PROKEPRI.COM, BATAM – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Nurdin Basirun mengharapkan setiap ivent olahraga yang diselenggarakan di Kepri bisa berdampak ekonomi, baik bagi masyarakat maupun daerah.
“Setiap ivent yang kita selenggarakan itu sebaiknya bisa menghasilkan uang. Syukur-syukur bisa menambah pendapatan daerah. Kita mesti belajar dari Singapura dalam mengemas ivent. Selalu saja mereka mendapat keuntungan besar dari setiap ivent olahraga yang mereka selenggarakan,” ungkap Nurdin saat meresmikan penggunaan lapangan Tenis indoor Sekupang, di Sei Harapan Kecamatan Sekupang, Batam, Sabtu (14/5) .
Peresmian lapangan yang dibuat dari anggaran 2015 Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepri ini dimeriahkan juga dengan pertandingan Tenis Veteran Provinsi Kepri 2016 yang bekerjasama dengan Badan Veteran Petenis Indonesia (BAVETI) Provinsi Kepri.
Sementara untuk sarana olahraga, Nurdin mempunyai harapan besar bisa dibangun di setiap kecamatan. Karena bibit-bibit pemain tangguh itu nantinya akan dihasilkan dari tengah masyarakat. Dari kampung ke kampung.
“Kalau sudah dapat bibit pemain, segera cari jalan untuk bapak angkat. Dengan begitu akan berkesinambungan,” katanya.
Perusahaan-perusahaan di Kepri ini, kata Nurdin bersedia diajak dalam pembinaan olahraga. Bahkan, saat menjadi Bupati Karimun, Nurdin berhasil meminta ke PT Seipem untuk mendatangkan pelatih sepakbola dari Italia. Namun, saat survei lapangan, sang pelatih menyatakan kualitas lapangan sepakbola belum standar internasional. Akhirnya kerjasama tersebut batal.
Peresmian lapangan tenis indoor ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dan selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah Kota Batam untuk dikelola dengan baik.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kepri, Dolli Boniara menyebutkan lapangan tenis indoor Sekupang ini dibuat sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan akan sarana dan prasarana olahraga. Dengan harapan adanya peningkatan penyelenggaraan kegiatan olahraga yang rutin yang dapat menghasilkan atlet-atlet tenis handal.
Selain atlet-atlet tenis muda, Dispora juga memberikan perhatian khusus kepada para veteran tenis dengan menyelenggarakan kejuaraan tenis veteran untuk pertama kalinya. “Kita berharap kejuaraan ini bisa berkesinambungan,” ungkap Dolli.
Kejuaraan tenis veteran 2016 diikuti 16 tim dengan masing-masing tim terdiri dari 9 orang dengan kriteria, a. Jumlah umur 95 tahun minimal berusia 42 tahun, b. Jumlah umur 105 tahun dengan usia minimal 50 tahun , c. Jumlah umur 115 tahun dengan usia minimal 55 tahun.
Kejuaraan ini memberikan piala dan uang tunai sebesar Rp.38 juta kepada pemenang kejuaraan. (r/***)
