Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!


Panglima TNI dan Kapolri Pantau 22 Pulau di Kepri Pakai Heli

 

Panglima TNI didampingi Kapolri mengunjungi Pulau Nipa, Sabtu (27/7). Foto Ist

PROKEPRI.COM, BATAM – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.IP bersama Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs H.M Tito Karnavian memantau 22 pulau di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggunakan Helly Super Puma dan Helly EC 725 Caracal, Sabtu (27/7/2019).

“Setelah itu mengunjungi Pulau Nipa Kelurahan Pemping, Kecamatan Belakang Padang Provinsi Kepulauan Riau,” kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga.

Erlangga menerangkan, pemantauan tersebut dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) Panglima TNI dan Kapolri ke Polda Kepri di Batam.

Agenda ini, sambung dia, dihadiri oleh Pangdam I Bukit Barisan, Kapolda Kepri, Kabaharkam Polri, Asops TNI, Pangkoops I, Pangkoarmada I, Dankormar, Asops Kapolri, Karo Penmas Polri, Danrem 033/WP dan Danlantamal IV.

Tak ketinggalan, Wakapolda Kepri, Pejabat Utama Mabes TNI, Pejabat Utama Mabes Polri, Pejabat Utama Polda Kepri, Komandan satuan TNI serta Personil TNI Dan Polri juga hadir.

Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan tiba di VVIP Bandara Hang Nadim Batam pada pukul 09.30 wib pagi. Selanjutnya melaksanakan pemantauan 22 Pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan Negara Singapura dan Malaysia.

Saat berada di Pulau Nipa, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP memberikan pengarahan kepada Prajurit TNI-Polri.

Hadi pada kesempatan itu mengatakan, tujuan kunjungan ke pulau Nipa adalah untuk melihat permasalahan-permasalahan apa yang ada terutama permasalahan peralatan, karena pulau nipa merupakan tempat yang strategis untuk mengawasi wilayah perairan.

“Akan menjadi bahan evaluasi di Mabes TNI untuk memperkuat peralatan-peralatan dan meningkatkan kapasitasnya sehingga mampu untuk memonitor lalu lintas Kapal yang melalui kawasan Pulau terdepan, baik aktifitas kapal dari Negara-negara lain maupun dari dalam negeri'” ungkapnya.

Dari Pantai Timur Sumatera sampai dengan selat Philip, TNI kata Hadi, akan mengupayakan untuk Radar yang dapat menjangkau aktifitas lalu lintas perairan.

“Rencana kunjungan ke Pulau Nipa sudah direncanakan sebelumnya untuk melihat langsung fasilitas apa saja yang harus kita tingkatkan di Pulau Nipa ini, hal ini karena Pulau Nipa adalah Pulau yang langsung berhadapan dengan Kawasan Internasional dan memerlukan alat Deteksi yang baik sehingga dapat memantau aktifitas atau niat yang kurang baik seperti penyelundupan Narkoba, Miras dan sebagainya dapat dipantau dan ditindak selanjutnya diserahkan kepada Pihak Kepolisian,” tegas Hadi.

Untuk Penambahan personil, sambungnya, masih dikaji.

“Tetapi yang paling utama adalah peralatan radar termasuk kamera pantau dan peralatan-peralatan untuk mengidentifikasi,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Kapolri Jenderal Polisi Prof. H.M. Tito Karnavian, P mengatakan, bahwa keutuhan NKRI wajib dijaga.

“Karena teritorial wilayah NKRI adalah kewajiban bersama, dalam tugas pokoknya TNI adalah Garda terdepan menjaga keutuhan wilayah NKRI namun tidak berarti unsur-unsur lain harus diam, Polri berusaha mendukung dengan berbagai upaya untuk menjaga keutuhan NKRI,” jelas Tito.

Terkait dengan masalah Transnasional Crime, Tito mengingatkan, wilayah Kepri berbatasan dengan Singapura dan Malaysia. Maka kejahatan lintas batas bisa saja terjadi seperti penyelundupan Narkoba, Human Trafficking dan penyelundupan barang-barang lainnya yang berhubungan dengan masalah Bea dan Cukai.

“Pulau Nipa ini menjadi sangat penting karena jarak lokasinya yang berdekatan dengan Negara tetangga'” pesannya.

Selesai pelaksanaan Kunjungan ke Pulau Nipa Panglima TNI dan Kapolri berserta rombongan menuju Polda Kepri disambut dengan Jajar Hormat kemudian pemasangan Tanjak Melayu dan pengalungan bunga oleh Ketua Lembaga Adat Melayu Bapak Abdul Razak, selanjutnya disambut dengan Tarian Persembahan Melayu sekapur sirih yang merupakan persembahan atau penghormatan terhadap Tamu.

Pada kesempatan tersebut ditampilkan juga Almatsus TNI-Polri, Peragaan Beladiri TNi-Polri serta Tarian Kolosal Melayu oleh Prajurit TNI dan Personil Polda Kepri, dalam pelaksanaannya Panglima TNI, Kapolri dan rombongan ikut bersama dalam gerakan Tari Rentak Melayu Seligi Sakti.(**)

Editor : YAN


Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.