KEPRI

Jeritan Pedagang di Dabo Lingga, Usaha Sepi dan Tak Ada Lapangan Pekerjaan

Tampak sepinya orang berlalu lalang di pusat perekonomian UMKM di salah satu sudut Kota Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Sabtu (3/5/2025) malam. Foto prokepri/is

PROKEPRI.COM, LINGGA – Pedagang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Dabo, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga menjerit mengeluhkan kondisi terpuruknya perputaran ekonomi di daerah ini.

Usaha sepi pembeli dan tak ada lapangan pekerjaan disinyalir menjadi penyebabnya.

Ati, salah satu pedagang menuturkan hal itu.

“Saya merasakan daya beli masyarakat pada saat ini sangat turun sepi pembeli,”ungkapnya, Sabtu (3/5/2025).

Dia memperkirakan, ambruknya ekonomi di Dabo disebabkan tutupnya aktivitas beberapa PT dan tambang timah rakyat.

“Akibatkan tutupnya aktivitas PT dan tambang timah rakyat membuat Kota Dabo Singkep ini menjadi kayak tak ada penghuni,”ucap Ati.

Senada dengan itu, wan, warga setempat juga mengeluhkan hal sama. Menurutnya, Dabo sekarang berbeda jauh dengan Dabo yang dulu.

“Di malam hari nya kita bisa lihat sepi, karena masyarakat Dabo Singkep sudah banyak yang keluar merantau mencari kerja ke Batam dan ke Tanjungpinang,”bebernya.

“Asal nunggu (bertahan,red) di Dabo Singkep kabupaten Lingga ini bisa larut dalam kemiskinan di akibatkan tak ada lapangan kerja yang di buka oleh Pemerintah Kabupaten Lingga,”sambung Wan lagi.

Seperti diketahui, Kota Dabo, kecamatan Singkep, kabupaten Lingga ini dulunya merupakan daerah lumayan maju. Beberapa perusahaan berjalan baik termasuk sejumlah lancarnya aktifitas tambang timah rakyat yang menjadi salah satu pusat putaran perekonomian masyarakat setempat.

Namun, tutupnya PT dan tambang timah rakyat di Dabo membuat perekonomian masyarakat menjadi menurun, ditambah tidak adanya lapangan pekerjaan.(is)

Editor: yn

Back to top button