Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!


Raja Malik Ajak Masyarakat Sudahi Polemik Kasus BobbyJayanto, Karena Sudah Dihakimi Secara Moral

 

Raja Malik Hafrizal.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Tokoh Budaya Raja Malik Hafrizal angkat bicara terkait pemberhentian kasus dugaan Rasis Bobby Jayanto. Menurutnya tak ada yang perlu dipertentangkan dalam proses pemberhentian kasus dugaan rasis tersebut, sebab kedua lembaga seperti Lembaga adat dan Kepolisian telah menyelesaikan sesuai dengan falsafah dan adat istiadat orang Melayu, Senin (09/09/2019)

“Jika kita melihat secara moral maka kasus Pak BJ ini secara moral udah selesai. Karena beliau telah menyadari dan meminta maaf atas kesalahan karena beliau telah menyadari dan meminta maaf atas kesalahan itu,”Ungkap Raja Malik usai menghadiri pelantikan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Senin, di Dompak

Secara moral dan kejiwaan orang melayu dalam menyelesaikan masalah, bahwa Melayu itu menolak permusuhan, tapi dia sabar setia tiada sempadan

“Ada cara dalam penyelesaian masalah di dalam adat melayu yang sangat indah, yakni dengan cara-cara silaturahim hati yang murni, kemudian kalau maaf sudah diucapkan pasti itu di disahut. Kalau tangan sudah di ulur pasti disambut, itulah moralitas orang melayu.”Ungkapnya

Meski telah berkali-kali menyampaikan permohonan maaf, secara moralitas Bobby Jayanto telah dihakimi oleh warga masyarakat, dengan bertubi-tubi hujatan atas proses hukum yang sempat ia ikuti selama ini

Yang harus dilihat masyarakat menurutnya saat ini adalah bagaimana Lembaga Adat Melayu Provinsi Kepulauan Riau telah berupaya memediasikan antara pelapor dan terlapor sehingga proses penyelesaian tersebut sesuai dengan cara-cara Adat Melayu

“Penyelesaian yang dilakukan seperti pihak Polda dalam hal ini Pak Wakapolda Kepri yang dimediasi oleh Lembaga Adat Kepri,itu merupakan cara-cara penyelesaian persoalan di dalam adat Melayu di Negeri ini.”Ungkapnya

Terkait dengan muncul desakan dari Anak Negeri, Raja Malik menilai hal tersebut murapakan hak dari masing-masing individu, akan tetapi ia juga mengingatkan bahwasanya dirinya juga merupakan anak Melayu

“Sekarang ada muncul pihak-pihak yang mengatas namakan melayu, misalkan seperti anak negeri, saya kira itu adalah hak mereka lah, akan tetapi kami juga sebagai orang melayu sebagai kami juga sebagai orang melayu, sebagai anak melayu tidak ingin juga kawasan Kota Tanjungpinang riuh rendah dengan hal-hal sepele yang tidak penting seperti ini.”Ungkapnya

Kita harus hubungan yang baik yang telah dibina ratusan tahun di Kota Tanjungpinang ini, sehingga tidak perlu ada masalah-masalah

“Perkara-perkara seperti ini merupakan perkara kecil sebenarnya. Orang sudah maaf meminta maaf kita maafkan. Sosok pak Bobi ini adalah seorang pengusaha yang tidak berlebihan lah, dan beliau juga kalau kita bisa lihat selalu hadir di acara acara melayu beliau selalu menggunakan pakaian pakaian melayu, beliau adalah sosok yang perlu kita dekati yang perlu kita rangkul di dalam memajukan Tanjung Pinang ini supaya lebih baik saya rasa seperti itu.”Harapnya.

Penulis : SUEB
Editor : YAN

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.